Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Bidik Penempatan Pekerja Migran di Kroasia

📅 Minggu, 30 Nov 2025, 23:07 WIB | Oleh:
Indonesia Bidik Penempatan Pekerja Migran di Kroasia Doc: AFP

JAKARTA - Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) jajaki peluang penempatan pekerja migran Indonesia di negara Eropa Tenggara dalam pertemuan dengan Sekretaris Negara Kementerian Tenaga Kerja, Sistem Pensiun, Keluarga, dan Kebijakan Sosial Kroasia Ivan Vidis pada Sabtu (29/11).

“Untuk Indonesia, hingga 30 Mei 2025 baru sekitar 524 izin kerja yang diterbitkan bagi pekerja migran kita. Angka ini masih jauh dibanding pekerja Filipina yang jumlahnya mencapai hampir 15.000 orang, ujar Wakil Menteri P2MI Christina dalam keterangan pers KP2MI pada MInggu (30/11).

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Ketenagakerjaan Kroasia, sepanjang 2025 terdapat 286.000 izin kerja dan izin tinggal yang diterbitkan bagi pekerja asing.

Dari jumlah itu, lebih dari 56.000 izin diberikan untuk sektor hospitality dengan upah minimum di kisaran 900 hingga 1.050 euro (gross) atau sekitar Rp17 juta hingga Rp20 juta.

Selain itu, Duta Besar RI untuk Kroasia, Suwartini Tirta, maupun Ivan Vidis mengatakan bahwa Kroasia sedang menghadapi defisit tenaga kerja terampil dan berkualifikasi, terutama di sektor-sektor esensial meliputi kesehatan, terutama caregiver lansia dan perawat, sektor konstruksi seperti pekerja umum dan teknisi las, serta sektor hospitality.

"Karena itu kami ingin mendiskusikan kemungkinan membuka peluang lebih besar untuk pekerja migran dari Indonesia,” ujar Christina.

Meski saat ini jumlah pekerja migran Indonesia di Kroasia masih sedikit, kementerian berharap peluang kerjasama terbuka lebar melalui skema G2G, tambahnya.

Pemilihan skema G2G (government to government) dibandingkan private to private (P2P), kata Christina, mengurangi resiko terjadinya perpindahan pekerja secara ilegal ke negara Eropa Barat setelah masuk ke negara tujuan awal.

Pertemuan tersebut juga menunjukkan komitmen pemerintah Kroasia dengan mengirimkan draf naskah kerja sama G2G yang selama ini mereka gunakan untuk dipelajari lebih lanjut oleh pemerintah Indonesia.

Christina berharap kebutuhan pekerja asing di Kroasia yang tinggi dapat menjadi momentum bagi Indonesia untuk mulai membangun kerjasama formal terkait penempatan tenaga kerja. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Polisi India Tangkap Para P...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.