Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

15 Kecamatan Terendam, Kabupaten Deli Serdang Masih dalam Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor

📅 Minggu, 30 Nov 2025, 13:48 WIB | Oleh:
15 Kecamatan Terendam, Kabupaten Deli Serdang Masih dalam Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor Doc: antara foto
Ket. Tim SAR akan melakukan evakuasi korban banjir di Kabupaten Deli Serdang.

LUBUK PAKAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menyatakan saat ini daerah setempat masih dalam status tanggap darurat penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor berdasarkan Surat Keputusan Bupati Deli Serdang No. 613 Tahun 2025 tertanggal 29 November 2025.

"Penetapan status tanggap darurat serta operasi penanganannya dimulai 27 November 2025 sampai 10 Desember 2025, berlaku selama 14 hari," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfostan) Deli Serdang Anwar Sadat Siregar di Lubuk Pakam, Minggu (30/11).

Ia mengatakan banjir dan tanah longsor yang terjadi di 15 kecamatan di Kabupaten Deli Serdang dalam beberapa hari belakangan, telah menyebabkan 2.243 hektare sawah terendam.

Kerusakan sarana dan prasarana atau infrastruktur, antara lain dua tanggul di Kecamatan Tanjung Morawa jebol, dua masjid dan dua sekolah dasar (SD) negeri terendam banjir, serta dua objek wisata mengalami kerusakan.

Kerusakan infrastruktur lain terjadi di Kecamatan Sunggal, di Desa Tanjung Selamat. Jembatan yang menghubungkan Dusun I, I-A dan II-A di desa tersebut terputus.

Di Kecamatan Hamparan Perak, Kantor Desa Kota Rantang dan Klambir V Kebun mengalami kerusakan. Sebanyak dua sekolah dan dua puskesmas di kedua desa juga rusak. Di Desa Paya Bakung, jembatan terputus dengan kedalaman sungai 7 meter, mengakibatkan akses masyarakat terganggu.

Di Kecamatan Sibolangit, longsor yang terjadi di Dusun I dan II, Desa Buah Nabar, menyebabkan jalan desa tertimbun. Di Dusun III, Desa Rumah Kinangkung SP, jalan desa terkena longsor sepanjang 5 meter dengan timbunan 1 meter.

Selain itu, di Dusun II, Desa Suka Maju, jalan desa terputus dengan panjang 50 meter dan kedalaman 25 meter, sedangkan longsor di Desa Bandar Baru mengakibatkan satu jembatan gantung rusak dan satu rumah hampir roboh.

Di Kecamatan Batang Kuis, tercatat delapan sekolah dan dua rumah ibadah terendam banjir, menyebabkan kerusakan ringan. Di Kecamatan Patumbak, di Desa Patumbak Kampung tanggul jebol dengan kedalaman 3 meter.

Banjir merendam 30.609 rumah warga menyebabkan 52.100 kepala keluarga (KK) atau 170.760 jiwa di 15 kecamatan di daerah itu terdampak.

Sebanyak 15 kecamatan tersebut, antara lain Tanjung Morawa, Deli Tua, Sunggal, Namorambe, Hamparan Perak, Bangun Purba, Percut Sei Tuan, Sibolangit, Lubuk Pakam, Beringin, Batang Kuis, Patumbak, Galang, Pantai Labu, dan Pancur Batu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.