Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Salah Urus di Awal, Pertumbuhan Ekonomi 2025 Sulit Capai Target 5,2%

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Akselerasi di triwulan IV, biasanya ditopang konsumsi akhir tahun, realisasi belanja pemerintah, dan pemulihan investasi. Namun kapasitas akselerasi tersebut bergantung pada eksekusi belanja negara, iklim investasi, dan sentimen global. Dengan mengendapnya dana Pemda saat ini, potensi akselerasi akan menghadapi tantangan serius. Sebab itu, proyeksi pertumbuhan 5,6–5,7 persen bukan tidak mungkin, tetapi memerlukan sejumlah kondisi ideal.

“Pernyataan Menkeu kondisi sekarang bukan karena faktor global, tapi domestik yang salah urus (mismanagement) yang saat ini sudah diperbaiki, tentu memiliki implikasi.

Implikasi itu di antaranya adanya masalah struktural internal, seperti koordinasi fiskal - moneter, eksekusi anggaran, maupun kebijakan sektoral yang berperan besar terhadap perlambatan,” kata Badiul.

Pemerintah katanya perlu mempercepat realisasi belanja yang berdampak langsung pada konsumsi dan investasi, terutama belanja modal, perlindungan sosial, serta program penguatan daya beli.

Selain itu, pelaksanaan anggaran ke depan harus diperbaiki dengan mempercepat eksekusi anggaran sejak awal tahun, sehingga mengurangi kebergantungan pada lonjakan belanja di akhir tahun yang sering terhambat proses administrasi.

Pengamat dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Dian Anita Nuswantara, mengatakan, keoptimisan pemerintah soal target pertumbuhan tinggal dibuktikan sambil menunggu waktunya, namun salah urus ekonomi yang terjadi sudah cukup berat sehingga mungkin akan sulit tercapai.

“Terutama utang kita yang cukup fantastis, dengan beban pokok dan bunga yang tinggi, ini akan mengurangi kemampuan untuk membiayai program-program penting, sehingga ujung-ujungnya harus utang lagi menjadi lingkaran yang terus berputar,” kata Dian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Cuaca Ekstrem Guncang Filip...
Ekonomi
BI Bebaskan MDR QRIS UMKM M...
Luar Negeri
Uni Afrika Tolak Keras Camp...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Cuci Gudang Skuad Raksasa! Ini Rekap Transfer Gila-Gilaan La Liga 2026/2027!

Cuci Gudang Skuad Raksasa! Ini Rekap Transfer Gila-Gilaan La Liga 2026/2027!

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.