Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemlu: Dua WNI Tewas dalam Kebakaran Besar di Apartemen Hong Kong

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 15:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemlu: Dua WNI Tewas dalam Kebakaran Besar di Apartemen Hong Kong Doc: Antara
Ket. Kebakaran besar di kompleks apartemen di Hong Kong.

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan dua WNI meninggal dunia dalam kebakaran besar di kompleks perumahan Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong, pada Rabu waktu setempat.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong memantau secara intensif perkembangan situasi WNI di wilayah tersebut sehubungan dengan peristiwa kebakaran besar di kompleks apartemen itu.

“Dari hasil koordinasi intensif KJRI Hong Kong dengan pihak kepolisian Hong Kong, diperoleh informasi hingga saat ini ada dua WNI dinyatakan meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka,” menurut keterangan tertulis Kemlu RI di Jakarta, Kamis.

Kemlu RI menyampaikan bahwa semua korban, baik yang tewas maupun terluka, merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) di sektor domestik.

KJRI Hong Kong terus berkoordinasi dengan otoritas setempat serta pihak terkait lainnya untuk memantau perkembangan situasi dan memberikan pendampingan lanjutan kepada para WNI yang terdampak.

Kemlu RI memastikan bahwa KJRI Hong Kong telah membuka tempat singgah sementara di gedung KJRI serta menyediakan logistik bagi WNI terdampak kebakaran.

“KJRI Hong Kong telah menghubungi keluarga WNI terdampak guna menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa yang mendalam serta memberikan kejelasan informasi,” kata Kemlu RI, seraya memastikan bahwa pihaknya juga menginformasikan langkah penanganan selanjutnya kepada keluarga.

KJRI Hong Kong juga terus berkoordinasi dengan otoritas dan agen penyalur ketenagakerjaan setempat untuk mengurus repatriasi jenazah WNI yang tewas beserta pemenuhan hak-hak mereka, demikian Kemlu RI.

Sedikitnya 36 orang, termasuk seorang petugas pemadam, tewas dan 279 lainnya hilang setelah kebakaran besar melanda kompleks perumahan Wang Fuk Court di Hong Kong pada Rabu.

Kepala Eksekutif Hong Kong John Lee Ka-chiu mengatakan jumlah korban tewas mencapai 36, sementara 29 korban dirawat di rumah sakit dan tujuh di antaranya dalam kondisi kritis.

Menurut South China Morning Post, Lee menyebut tujuh blok apartemen terdampak kebakaran, dengan tiga blok tampak gelap dari luar dan empat lainnya menunjukkan tingkat kerusakan yang berbeda akibat api.

Lebih dari 140 mobil pemadam serta lebih dari 800 petugas pemadam dan paramedis dikerahkan, termasuk penggunaan drone untuk memantau area tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...

Korsel Tuntut Korut untuk Minta Maaf

42 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korsel Tuntut Korut untuk M...

Koalisi Pimpinan AS Akhiri Misi di Irak

57 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Koalisi Pimpinan AS Akhiri ...
Luar Negeri
Rebeca Grynspan Unggul Dala...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Naik ke Posisi 13

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.