Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Segera Umumkan Isu Prioritas untuk Pencalonan Presiden Dewan HAM PBB

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Segera Umumkan Isu Prioritas untuk Pencalonan Presiden Dewan HAM PBB Doc: Antara
Ket. Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Vahd Nabyl A. Mulachela berbicara kepada wartawan di sela-sela pembukaan pameran arsip tentang 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Iran di Jakarta (26/11).

Jakarta - Pemerintah akan mengumumkan isu-isu prioritas yang akan diusung untuk pencalonan Indonesia sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB 2026 dalam waktu dekat, kata Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

"Tim Kementerian Luar Negeri masih menggodok materi itu untuk pencalonan, tapi komitmen untuk pencalonan sudah disampaikan. Dan (Presiden Dewan HAM) memang punya mandat untuk menangani isu-isu global," kata juru bicara Kemlu Vahd Nabyl A. Mulachela di Jakarta, Rabu (26/11) malam.

Dia mengatakan tema besar masih disusun secara internal karena Indonesia ingin menyesuaikan dengan tantangan yang diperkirakan akan muncul pada periode tersebut.

Setelah narasi pencalonan ditetapkan, kata Vahd, Indonesia akan berupaya menggalang dukungan sesuai mekanisme pemilihan di PBB, seperti melakukan pendekatan diplomatik melalui berbagai forum di kawasan Asia-Pasifik, termasuk BRICS.

Pada Senin, Menteri HAM Natalius Pigai menyampaikan harapannya pada dukungan Kamboja atas pencalonan Indonesia dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Senior Urusan HAM Kamboja Keo Remy.

Pigai menyatakan Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan perannya dalam mendorong isu-isu HAM di tingkat internasional.

Komitmen itu, kata dia, diwujudkan antara lain dengan forum tingkat tinggi HAM se-Asia Pasifik yang rencana akan diselenggarakan tahun depan.

Pencalonan Presiden Dewan HAM PBB diawali dengan rotasi antar-kelompok regional. Setiap tahun, satu dari lima kelompok regional di PBB mendapat giliran untuk mengajukan calon.

Kelompok Asia-Pasifik mendapat giliran untuk mengajukan kandidat presiden Dewan HAM PBB pada 2026, dan Indonesia berkomitmen untuk mencalonkan diri.

Setelah kelompok regional menyepakati satu nama, calon diajukan ke sidang Dewan HAM untuk dipilih oleh 47 negara anggota. Pemilihan berlangsung secara aklamasi bila hanya ada satu calon, atau melalui pemungutan suara jika calonnya lebih dari satu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Meta Luncurkan AI Wonder, K...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.