Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Desa Devisa Jatim Ekspor Produk Industri Kecil Enam Truk

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 18:12 WIB | Oleh:
Desa Devisa Jatim Ekspor Produk Industri Kecil Enam Truk Doc: ist
Ket. khofifah melepas ekspor

SURABAYA - Industri Kecil Menengah (IKM) Desa Devisa, Jawa Timur, mengekspor enam truk ke berbagai negara dengan nilai total 351,6 ribu dolar AS atau setara 5,8 miliar. "Kita melepas enam truk produk ekspor desa devisa ke enam negara. Semoga ini jadi pelecut untuk terus meningkatkan produk IKM Desa Devisa supaya tumbuh dan berkembang lebih besar lagi,” tandas Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, di Surabaya, Kamis. 

Adapun produk yang dilepas pertama adalah Jahe Gajah senilai 53.200 dolar AS dengan tujuan Bangladesh dan keripik singkong senilai 14.661 dolar AS ke Korea Selatan. Berikutnya produk yang dilepas adalah produk mi kering ke Netherlands dengan total nilai ekspor mencapai 6.686,40 dolar AS serta kerupuk senilai 200.000 dolar AS ke India.

Kemudian, produk unggulan sepatu negara tujuan Korea Selatan dengan total nilai ekspor 37.060 dolar AS dan pakan ternak ke Australia dengan total nilai ekspor 40.000 dolar AS. Khofifah mengatakan Desa Devisa di Jatim hingga November 2025 telah ada sebanyak 293 desa setelah sebelumnya telah dirilis 72 Desa Devisa baru.

Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk semakin memperkokoh kolaborasi dalam meningkatkan daya saing ekspor Jawa Timur. "Untuk Desa Devisa kali ini kontainernya dibantu oleh Pelindo III. Memang penguatan demi penguatan fasilitasi demi fasilitasi bagi eksportir pemula dengan produk desa devisa membutuhkan support dari kita," ujarnya.

Tak hanya melepas produk ekspor, Khofifah juga menyaksikan penandatanganan hasil  businessmatching oleh empat UKM Ekspor dengan Atase Perdagangan Malaysia.

Empat UKM tersebut di antaranya Sang Bamboo dengan Cemara Ayu SDN BHD (Komoditi Kerajinan Topi & Anyaman Pandan) senilai Rp3,9 triliun serta Dona Doni dengan Cemara Ayu SDN BHD (Komoditi Keranjang Handuk) senilai Rp44 juta.

Selanjutnya, CV Temon Agro dengan Orient Biotech BHD (Komoditi Gula Aren) senilai Rp198 juta dan PT Grow Artha Rimpang dengan Nad Masroni (Komoditi Minuman Seduhan Herbal) senilai Rp77,7 juta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.