Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Misi Genesis”, Megaproyek AI yang Diluncurkan Trump untuk Percepat Penelitian

📅 Rabu, 26 Nov 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
“Misi Genesis”, Megaproyek AI yang Diluncurkan Trump untuk Percepat Penelitian Doc: istimewa
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Senin (24/11) menandatangani perintah eksekutif yang menetapkan “Misi Genesis”, sebuah inisiatif nasional untuk memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligent (AI) sebagai terobosan ilmiah. Trump pun membandingkan cakupan misi tersebut dengan Proyek Manhattan yang menghasilkan bom atom selama Perang Dunia II.

Rencana tersebut merupakan bagian dari strategi agresif dan minim regulasi dari pemerintahan Trump untuk meningkatkan persaingan perusahaan teknologi besar agar tetap unggul dari Tiongkok dalam bidang kecerdasan buatan dan memperkuat dominasi negara adidaya itu di bidang yang berkembang pesat tersebut.

Gedung Putih juga mencari cara untuk secara hukum menghentikan negara bagian AS menerapkan regulasi AI mereka sendiri dan mengancam akan mencabut bantuan federal kepada negara bagian yang melakukannya.

Fusi Nuklir

Perintah pada hari Senin menugaskan Departemen Energi untuk membangun platform AI terpadu yang akan menggabungkan superkomputer nasional, kumpulan data ilmiah federal, dan fasilitas penelitian untuk mempercepat penemuan di berbagai bidang mulai dari fusi nuklir hingga manufaktur semikonduktor.

“Amerika sedang berlomba-lomba untuk mendominasi teknologi global dalam pengembangan kecerdasan buatan,” demikian pernyataan perintah tersebut, yang menggambarkan AI sebagai “garis depan penting penemuan ilmiah dan pertumbuhan ekonomi.”

Inti dari inisiatif ini adalah “Platform Sains dan Keamanan Amerika,” yang akan menyediakan akses bagi para peneliti ke sumber daya komputasi berkinerja tinggi, alat pemodelan AI, dan kumpulan data federal yang luas untuk melatih model dasar ilmiah dan mengotomatisasi penelitian.

Platform itu bertujuan untuk menunjukkan kemampuan operasi awal dalam waktu sembilan bulan untuk setidaknya satu tantangan ilmiah utama dari daftar 20 prioritas yang akan disusun Departemen Energi dalam waktu 60 hari.

Domain prioritas meliputi manufaktur canggih, bioteknologi, material penting, energi nuklir, komputasi kuantum, dan semikonduktor, semua area di mana Amerika Serikat menghadapi persaingan yang semakin ketat dari Tiongkok.

Perintah tersebut menyerukan kemitraan dengan perusahaan swasta, universitas, dan laboratorium nasional, sekaligus mewajibkan tindakan keamanan siber yang ketat untuk melindungi penelitian sensitif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Tangerang Menjadi Contoh Keteladanan Nasional Soal Pemeriksaan TBC
    Preview komentar:
    Bagaimana menghubungi WA Neo bank? Ini dia, Untuk menghubungi ...
    Bagaimana menghubungi WA Neo bank? Ini dia, Untuk menghubungi ...
  • Pengiriman Bantuan ke Pulau Terluar di Kabupaten Sikka
    Preview komentar:
    Bagaimana menghubungi WA Neo bank? Ini dia, Untuk menghubungi ...
    Bagaimana menghubungi WA Neo bank? Ini dia, Untuk menghubungi ...
  • Melestarikan Budaya Lewat Festival Merah Putih
    Preview komentar:
    Bagaimana menghubungi WA Neo bank? Ini dia, Untuk menghubungi ...
    Bagaimana menghubungi WA Neo bank? Ini dia, Untuk menghubungi ...
Megapolitan
Penyaluran Bantuan Sumur Bo...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.