Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mewujudkan Program Sekolah Gratis SMP Swasta di Kota Depok

📅 Rabu, 26 Nov 2025, 18:47 WIB | Oleh:

Pada program itu, para orang tua murid yang mendaftarkan anaknya dibantu dicarikan sekolah oleh dinas pendidikan setempat.

Wali Kota Depok Supian Suri menyatakan Program RSSG di Kota Depok mulai berjalan tahun 2025 dan akan berlanjut pada tahun berikutnya.

Program RSSG telah menjangkau sekitar 3.000 siswa dan ditargetkan meningkat menjadi 9.000 siswa pada tahun 2027.

Dengan demikian, kebutuhan ruang layanan pendidikan bagi warga Depok dapat terpenuhi secara bertahap dan berkelanjutan.

Dinas Pendidikan Kota Depok, pada tanggal 1-5 Juli 2025 telah membuka pendaftaran peserta didik baru untuk Program RSSG jenjang pendidikan sekolah menengah pertama (SMP dan madrasah tsanawiyah (MTs) sebagai solusi atas keterbatasan daya tampung SMP negeri serta untuk memastikan tidak ada anak yang mengalami putus sekolah karena kendala biaya.

Dengan hadirnya program RSSG yang tersebar di 11 kecamatan di Kota Depok, diharapkan dapat memberikan dampak besar bagi kemajuan pendidikan di kota itu.

Harapan besar dari program RSSG adalah tidak ada lagi anak di Kota Depok yang tidak bersekolah karena keterbatasan ruang dan kapasitas.

Banyak anak yang secara geografis dekat dengan lokasi sekolah, tapi tidak mampu mengakses pendidikan tersebut karena keterbatasan ekonomi dan sosial dari orang tuanya.

Minimnya pendapatan orang tua cukup berdampak pada tidak terpenuhinya kebutuhan pendidikan anaknya.

Akhirnya, menjadi kebanggaan bahwa ada masyarakat yang terakomodir dengan program RSSG ini. Lewat program RSSG ini, sekolah juga dapat membenahi gedung sekolah secara bertahap, dengan dibantu oleh pemerintah daerah setempat.


Apresiasi Mendikdasmen

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memberikan apresiasi kepada Pemkot Depok atas kebijakan meluncurkan program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) ini.

Program RSSG ini dinilai sebagai langkah nyata dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Inisiatif tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah daerah terhadap pemerataan kesempatan belajar bagi semua golongan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.