Mewujudkan Program Sekolah Gratis SMP Swasta di Kota Depok
📅 Rabu, 26 Nov 2025, 18:47 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/ASPRILLA DWI ADHA
DEPOK, JAWA BARAT - Setiap tahun ajaran baru selalu menyisakan persoalan pelik, yaitu banyak lulusan SD yang tidak tertampung di sekolah SMP negeri Kota Depok, Jawa Barat, karena terkendala jumlah ruang kelas yang terbatas.
Pertumbuhan penduduk Kota Depok yang pesat membuat banyak siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri. Pertumbuhan penduduk tidak diimbangi dengan penambahan pembangunan infrastruktur sekolah.
Dari total 206 SD negeri yang ada di Kota Depok, dengan total lulusan 33.110 orang, daya tampung 34 SMP negeri hanya sekitar 13.400 siswa, sehingga banyak lulusan SD yang tidak tertampung di sekolah negeri.
Untuk itu Pemerintah Kota Depok terus melakukan berbagai upaya untuk memberikan kesempatan belajar kepada siswa yang terkendala masalah biaya. Langkah ini untuk memutus mata rantai angka anak putus sekolah, terutama untuk sekolah menengah pertama.
Daerah yang berbatasan langsung dengan Jakarta tersebut mengenalkan program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG), melalui nota kesepahaman (MoU) dengan 49 sekolah swasta yang tergabung dalam RSSG.
Sebaiknya Anda baca juga:
MoU dengan yayasan, yang memang sekolahnya menjadi rintisan sekolah swasta gratis di Kota Depok merupakan tindak lanjut dari apa yang menjadi putusan Mahkamah Konstitusi tentang sekolah swasta gratis.
Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa pemerintah wajib menjamin pendidikan dasar (SD dan SMP) gratis di sekolah negeri maupun swasta.
Putusan ini dikeluarkan pada 27 Mei 2025, melalui Putusan Nomor 3/PUU-XXII/2024, yang menegaskan bahwa negara harus menyediakan dana untuk penyelenggaraan wajib belajar, minimal 9 tahun, tanpa pungutan biaya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Putusan ini didasarkan pada pertimbangan konstitusional bahwa negara berkewajiban untuk membiayai pendidikan dasar secara penuh, tanpa memandang status sekolahnya.
Selain itu, langkah ini diambil untuk menjawab harapan masyarakat Kota Depok yang ingin melanjutkan pendidikan di SMP negeri, namun memiliki keterbatasan ruang dan kapasitas serta juga biaya.
Sekolah swasta menjadi salah satu solusi yang diambil untuk mewujudkan harapan mereka yang tidak tertampung di SMP negeri.
Pada program RSSG itu, Pemkot Depok menampung sebanyak 3.000 siswa kelas VII Tahun Ajaran 2025/2026. Dari 3.000 target itu, untuk jumlah siswa per sekolah bervariasi, tergantung daya tampung dari masing-masing sekolah.
Untuk kriteria sekolah yang tergabung dalam program RSSG itu adalah jenjang SMP, memiliki guru, ruang kelas, dan akte pendirian yayasan yang masih berlaku.
Dengan adanya kebijakan ini, tidak ada lagi siswa yang tidak bersekolah karena tidak masuk SMP negeri dan tidak memiliki biaya. Semua diakomodasi dan dibantu untuk mendapatkan hak pendidikan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!