Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR Targetkan Revisi UU Pangan akan Rampung Juni 2026

📅 Rabu, 26 Nov 2025, 19:15 WIB | Oleh:
DPR Targetkan Revisi UU Pangan akan Rampung Juni 2026 Doc: RRI/Syariful Alam

JAKARTA - Percepatan pembahasan Revisi Undang-Undang (RUU) tentang Pangan sebagai bagian dari prioritas legislasi nasional (Prolegnas) 2025. Karena itu, Komisi IV DPR menargetkan RUU tersebut akan tuntas pada Juni 2026.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi IV DPR, Abdul Kharis, Rabu (26/11) di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Menurut dia, ini seiring dorongan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan dan swasembada pangan.

"Proses penyusunan naskah akademik dilakukan dengan melibatkan pakar kampus, akademisi pangan, hingga ahli kehutanan," kata dia.

Legislator Fraksi PKS itu menyatakan mereka bukan sekadar mengatasnamakan kampus, tetapi benar-benar ahli di bidang pangan.

Meski begitu, Kharis menegaskan substansi revisi masih dalam tahap perumusan. Menurut dia, Komisi IV DPR tetap membuka ruang masukan publik untuk menyesuaikan dinamika isu terbaru.

Kharis juga mengingatkan pentingnya ketahanan pangan sebagai faktor penentu stabilitas nasional. Dia mencontohkan risiko gejolak sosial jika pasokan beras terganggu meski hanya dalam hitungan hari.

"Kalau empat hari saja tidak ada beras, negara pasti ribut," ucap dia.

Ini mengakibatnya jebolnya ketahanan pangan sekaligus ketahanan negara.

Direktur Utama (Dirut) Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, berharap beras menjadi bagian dari kedaulatan negara Indonesia.

"Karena itu, kami berharap beras Bulog mendapatkan dukungan dari negara agar bisa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat," ucap dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.