Penurunan Pekerja Anak Berlanjut, Pemerintah Filipina Optimis Capai Target Nol
📅 Selasa, 25 Nov 2025, 22:02 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
MANILA - Jumlah pekerja anak di Filipina turun menjadi sekitar 861.000 pada 2024, melanjutkan penurunan tahunan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir. Demikian menurut data dari Otoritas Statistik Filipina (Philippine Statistics Authority/PSA) yang dirilis pada Selasa (25/11).
Pekerja anak berusia 5 hingga 17 tahun saat ini mewakili 2,7 persen dari total populasi anak di Filipina pada 2024, turun dari 3,5 persen pada 2023 dan 4,7 persen pada 2022.
Anak laki-laki terus menjadi mayoritas pekerja muda, menyumbang 61,8 persen, atau 532.000, dari mereka yang dipekerjakan pada 2024. Sementara itu, jumlah pekerja anak perempuan mencapai 329.000, atau 38,2 persen, pada tahun yang sama.
Anak berusia 15 hingga 17 tahun menyumbang porsi terbesar dalam angkatan kerja, mewakili 74,5 persen dari total pekerja di bawah umur pada 2024, naik dari 72,5 persen pada 2023 dan 59,7 persen pada 2022.
Sektor jasa secara konsisten mempekerjakan persentase tertinggi pekerja anak berusia lima hingga 17 tahun dalam tiga tahun terakhir.
PSA juga melaporkan penurunan berkelanjutan dalam hal pekerjaan anak (child labor), yang didefinisikan sebagai pekerjaan berbahaya atau pekerjaan yang melebihi jam kerja legal bagi anak di bawah umur.
Jumlah anak yang berpartisipasi dalam child labor menurun tajam menjadi 509.000 pada 2024, dari 678.000 pada 2023 dan 828.000 pada 2022.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!