Kemegahan Gerbang Gedung Sate Tak Dibarengi Manfaat
📅 Senin, 24 Nov 2025, 08:41 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaTerkait lolosnya anggaran ini dalam APBD Perubahan 2025, Maulana Yusuf menyebut hal itu terjadi bukan karena kesepakatan bulat, melainkan akibat dominasi kehendak eksekutif yang memanfaatkan keterbatasan waktu pembahasan anggaran.
"Sebenarnya bukan disepakati, lebih kepada membiarkan keinginan Pak Gubernur yang keukeuh (bersikukuh) dengan keinginan sendiri," tuturnya. Lebih jauh legislator tersebut menolak keras rencana lanjutan pada 2026 yang menganggarkan lebih dari Rp10 miliar untuk pembangunan gerbang batas provinsi dan kabupaten/kota bergaya Sunda. Ia menilai proyek mercusuar semacam itu kontradiktif dengan minimnya perhatian pemerintah terhadap situs-situs sejarah yang nyata-nyata terancam punah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!