Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hujan Tinggi Sebabkan Banjir, BNPB Catat Ribuan Warga Padang Pariaman Terimbas

📅 Senin, 24 Nov 2025, 10:59 WIB | Oleh:
Hujan Tinggi Sebabkan Banjir, BNPB Catat Ribuan Warga Padang Pariaman Terimbas Doc: Antara Foto
Ket. Salah satu sekolah di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat terdampak banjir yang melanda daerah tersebut sejak Sabtu hingga Minggu November 2025

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut sebanyak 1.824 warga yang terdiri dari 608 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), terdampak banjir menyusul intensitas curah hujan tinggi sejak Sabtu (22/11) hingga Minggu (23/11).

"Luapan air menggenangi permukiman warga di beberapa kecamatan dan nagari di Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumbar," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melalui keterangan tertulisnya di Padang, Senin.

Berdasarkan data yang dihimpun BNPB tercatat empat sungai yang meluap, imbas tingginya intensitas curah hujan. Keempat sungai itu yakni Sungai Batang Anai, Batang Ulakan, Batang Lubuak, dan Batang Kamumuan, yang berdampak pada tujuh kecamatan dan 14 nagari (desa).

Selain ribuan warga terdampak banjir, BNPB melaporkan dua warga di kabupaten itu mengalami luka ringan. Data terakhir, seluruh warga telah dievakuasi secara mandiri termasuk dibantu oleh tim gabungan.

Bencana hidrometeorologi tersebut menyebabkan 608 rumah terendam, dimana dua diantaranya rusak, 108,5 hektare lahan pertanian mengalami kerusakan, dua akses jalan rusak, termasuk jalan yang berada di depan RSUD Padang Pariaman.

Sebaiknya Anda baca juga:

Kemudian banjir juga menyebabkan dua jembatan rusak, satu bendungan, dua saluran irigasi, satu fasilitas pendidikan terdampak, serta dua titik badan jalan tertimbun longsor tebing di Korong (dusun) Asam Pulau Nagari Anduriang dan di Nagari Sikucua Barat.

Terakhir, BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada, menghindari tepi sungai, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta segera melaporkan apabila terjadi peningkatan debit air.

Pemantauan kondisi cuaca perlu dilakukan secara berkala untuk mengurangi risiko tambahan, serta selalu memperbarui informasi terkait lewat instansi resmi pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
Danantara Borong Saham Burs...
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.