AS Masukkan Kartel Venezuela ke Dalam Daftar Teroris
📅 Senin, 24 Nov 2025, 18:25 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
WASHINGTON DC - Amerika Serikat akan menetapkan “Cartel de los Soles” Venezuela sebagai organisasi “teroris” asing (Foreign Terrorist Organization).
Pemerintahan Presiden Donald Trump akan menambahkan "kartel", yang menurutnya terkait dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, ke dalam daftar pada hari Senin (24/11).
Akan tetapi, entitas tersebut sebenarnya bukanlah kartel, melainkan referensi umum untuk perwira dan pejabat militer yang terlibat dalam korupsi dan kegiatan ilegal lainnya.
Langkah tersebut, yang dilakukan di tengah penumpukan militer besar-besaran di Laut Karibia dekat Venezuela oleh AS, dapat memberikan perlindungan hukum terhadap potensi tindakan militer langsung.
Trump dilaporkan sedang mempertimbangkan langkah selanjutnya dalam kampanyenya melawan negara Amerika Selatan tersebut. Serangan di wilayah Venezuela akan menjadi eskalasi besar dari operasi AS yang telah berlangsung berbulan-bulan di wilayah tersebut, yang telah menewaskan lebih dari 80 orang dalam serangan terhadap kapal-kapal yang dituduh menyelundupkan narkoba.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pejabat PBB dan pakar hukum internasional mengatakan serangan itu jelas-jelas melanggar hukum AS dan internasional dan merupakan eksekusi di luar hukum.
Washington siap meluncurkan fase operasi baru dalam beberapa hari mendatang, kata pejabat AS yang tidak disebutkan namanya kepada kantor berita Reuters.
Laporan itu mengatakan waktu dan cakupan pasti dari operasi baru tersebut, dan apakah Trump telah membuat keputusan akhir untuk bertindak, masih belum jelas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seorang pejabat senior pemerintah mengatakan mereka tidak akan mengesampingkan kemungkinan apa pun terkait Venezuela.
Dua pejabat mengatakan operasi rahasia kemungkinan akan menjadi bagian pertama dari tindakan baru terhadap Maduro, dengan opsi yang sedang dipertimbangkan termasuk upaya untuk menggulingkan pemimpin lama Venezuela tersebut.
Orang Venezuela mulai menggunakan istilah Cartel de los Soles pada tahun 1990-an untuk merujuk pada perwira militer berpangkat tinggi yang menjadi kaya dari perdagangan narkoba.
Ketika korupsi kemudian meluas ke seluruh negeri, pertama di bawah mendiang Presiden Hugo Chavez dan kemudian Maduro, penggunaan istilah tersebut secara longgar meluas hingga mencakup polisi dan pejabat pemerintah, serta kegiatan seperti penambangan ilegal dan perdagangan bahan bakar.
“Matahari” pada nama tersebut merujuk pada tanda pangkat yang disematkan pada seragam perwira militer berpangkat tinggi.
Istilah umum tersebut diperluas ke organisasi perdagangan narkoba yang dilaporkan diduga dipimpin oleh Maduro pada tahun 2020, ketika Departemen Kehakiman AS pada masa jabatan pertama Trump mengumumkan dakwaan terhadap pemimpin Venezuela dan lingkaran dalamnya atas narkoterorisme dan tuduhan lainnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!