Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim Gabungan dan Masyarakat Bergotong Royong Bersihkan Material Banjir Bandang di Cisurupan, Garut

📅 Minggu, 23 Nov 2025, 17:25 WIB | Oleh:
Tim Gabungan dan Masyarakat Bergotong Royong Bersihkan Material Banjir Bandang di Cisurupan, Garut Doc: antara foto
Ket. Aparat dan masyarakat bergotong royong bersihkan material banjir bandang di Cisurupan, Kabupaten Garut, Jabar.

GARUT - Tim gabungan dari berbagai instansi bersama masyarakat bergotong royong membersihkan material sisa banjir bandang yang selama empat hari menyumbat saluran air dan lingkungan masyarakat di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar).

"Sudah empat hari ini masih banyak material, kami terus melakukan pembersihan," kata Kepala Polsek Cisurupan AKP Masrokan yang turun langsung memimpin operasi penanganan material banjir bandang di Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan, Minggu (23/11).

Ia mengatakan hujan deras yang mengguyur wilayah Garut menyebabkan terjadinya banjir bandang menerjang pemukiman penduduk, fasilitas umum dan lingkungan masyarakat, Kamis (20/11), menyisakan lumpur dan berbagai material yang dibawa arus banjir.

Sejumlah petugas gabungan dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, sukarelawan dan masyarakat, kata dia, disebar untuk membantu menanggulangi daerah yang terdampak banjir, terutama saat ini membersihkan saluran air dari material sisa banjir.

"Material lumpur maupun sampahnya banyak, ini juga sudah didatangkan alat berat untuk mempercepat proses pembersihan daerah banjir," katanya.

Ia mengatakan operasi itu tidak hanya dilakukan dengan menggunakan alat berat, tetapi juga secara manual menggunakan cangkul dan sebagainya, sedangkan kendaraan pemadam kebakaran dan BPBD menyemprotkan air ke area yang masih dipenuhi endapan lumpur.

Saat ini, kata dia, kondisi sebagian besar lingkungan masyarakat sudah bersih, sedangkan ditargetkan satu atau dua hari ke depan operasi penanganan pasca-banjir bandang tuntas.

"Secepatnya sudah bersih, karena khawatir kalau hujan besar lagi dan saluran masih tertutup bisa banjir lagi," katanya.

Ia mengatakan rencananya unsur forum komunikasi pimpinan daerah memanggil warga pemilik bangunan yang menghambat saluran air di daerah tersebut.

Selanjutnya, bangunan yang menghambat aliran air akan dibongkar, sedangkan proses pembongkaran dilakukan langsung oleh Satuan Polisi Pamong Praja.

"Rencana mau dikumpulkan para pihak termasuk yang punya bangunan yang menghambat saluran air," katanya.

Bencana alam banjir bandang itu dilaporkan telah menyebabkan 47 rumah terdampak dan kerusakan bagian benteng dan pagar rumah. Dalam kejadian itu, tidak menimbulkan korban jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

BPS: Fenomena El Nino Ubah Pola Harga Pangan di Nabire

58 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPS: Fenomena El Nino Ubah ...
Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.