Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan Gizi Nasional Teliti Penerapan Program MBG bagi Suku Badui di Pedalaman Banten

📅 Minggu, 23 Nov 2025, 12:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Badan Gizi Nasional Teliti Penerapan Program MBG bagi Suku Badui di Pedalaman Banten Doc: Antara Foto
Ket. Petugas medis di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten melayani kesehatan bagi anak -anak agar sehat dan tumbuh berkembang.

 Badan Gizi Nasional (BGN) mengkaji program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat Suku Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Koordinator BGN Wilayah Kabupaten Lebak Asep Royani di Lebak, Minggu, mengatakan program MBG bagi masyarakat Suku Badui di pedalaman Lebak masih dalam pengkajian.

Pengkajian perlu dilakukan, di antaranya karena  kondisi topografi permukiman Badui di kawasan tanah hak ulayat adat perbukitan dan pegunungan.

Selain itu, juga masyarakat adat setempat kebanyakan pada siang hari berada di kebun ladang sambil bercocok tanam padi huma, palawija, sayuran dan tanaman lainnya.

Dengan kondisi demikian, kata dia,  program MBG di permukiman masyarakat Suku Badui perlu adanya kajian khusus, agar program tersebut tepat sasaran untuk peningkatan pemenuhan gizi masyarakat.

Pengkajian itu bagaimana petunjuk teknis (juknis) agar pendistribusian MBG diterima anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

"Itu harus dipelajari supaya pendistribusian MBG benar -benar tidak menemukan kendala agar penerima manfaat dengan lancar dan aman," katanya.

Menurut dia, apabila masyarakat Suku Badui menerima program yang digagas Presiden Prabowo Subianto itu dipastikan akan membuat dapur khusus yang lokasinya di beberapa titik agar mudah mendistribusikan menu makanan.

Sebab, program MBG untuk peningkatan dan pemenuhan gizi anak- anak Indonesia agar kuat dan sehat.

"Kita berharap dalam kajian program MBG untuk masyarakat bisa ditindaklanjuti dengan mendatangi pemerintah desa dan tokoh adat Badui," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Kanekes Kabupaten Lebak Jaro Oom mengatakan masyarakat Badui akan menerima program MBG itu jika tidak bertentangan dengan adat setempat juga tidak menimbulkan konflik di masyarakat.

Namun, sebaliknya masyarakat Badui menolak jika program tersebut bertentangan dengan adat dan menimbulkan permasalahan.

Ia mengaku belum mengetahui secara teknis bagaimana pendistribusian makanan bagi penerima manfaat, terlebih anak -anak di sini tidak ada yang sekolah.

Apakah, program MBG itu membuka dapur-dapur di beberapa titik di perkampungan di tanah hak ulayat adat di Desa Kanekes.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

21 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.