Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Suku Bunga Masih Tinggi, Pertumbuhan Kredit Sedikit Melambat

📅 Jumat, 21 Nov 2025, 01:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Dosen Magister Ekonomi Terapan Unika Atma Jaya, YB. Suhartoko mengatakan, saat ini pasar kredit mengalami kelebihan penawaran. Penempatan dana pemerintah dan kebijakan likuiditas makro prudensial semakin berpotensi meningkatkan penawaran kredit.

Di sisi permintaan, perusahaan masih menahan untuk ekspansi yang terlihat dari undisbursed loan (kredit yang sudah disetujui, tetapi belum dicairkan/ditarik) yang cukup tinggi.

“Selain itu suku bunga kredit masih tinggi, sehingga perusahaan enggan untuk meningkatkan permintaan kredit,” kata Suhartoko.

Pengamat ekonomi dari Universitas Surabaya (Ubaya), Wibisono Hardjopranoto, mengatakan, pengusaha menahan ekspansi bisnis menyebabkan kredit perbankan menurun biasanya karena alasan strategis dan kontekstual, terutama ketidakpastian ekonomi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Peru Gelar Pemilihan Presiden
Luar Negeri
Presiden Korsel Nominasikan...

Korut Pantang Mundur dari Program Nuklirnya

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korut Pantang Mundur dari P...
Megapolitan
Tukik Merangkak di Hari Lin...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.