Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonomi RI Perlu Terus Ditingkatkan Agar Sesuai dengan Kapasitas

📅 Kamis, 20 Nov 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Ekonomi RI Perlu Terus Ditingkatkan Agar Sesuai dengan Kapasitas Doc: Koran Jakarta /M Fachri
Ket. Gubernur BI Perry Warjiyo

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional akan meningkat pada triwulan IV 2025, salah satunya didukung oleh stimulus fiskal melalui implementasi proyek prioritas dan paket kebijakan ekonomi pemerintah 2025.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga ditopang oleh bauran kebijakan bank sentral yang mendorong pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga stabilitas.

Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (19/11) mengatakan konsumsi rumah tangga diperkirakan tumbuh lebih tinggi yang didorong kenaikan ekspektasi penghasilan, khususnya pada kelompok menengah ke bawah, yang sejalan dengan tambahan bantuan sosial pemerintah serta kenaikan mobilitas dan aktivitas masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Investasi khususnya non-bangunan diperkirakan lebih tinggi, tercermin dari Prompt Manufacturing Index (PMI) yang tetap pada level ekspansif.

Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi tahun 2025 diperkirakan berada dalam kisaran 4,7 sampai 5,5 persen dan akan meningkat pada 2026.

Secara keseluruhan, BI memandang bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan perlu terus ditingkatkan agar sesuai dengan kapasitas perekonomian.

Menanggapi pernyataan BI, pakar ekonomi dari Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya, Ermatry Hariani, mengatakan, prediksi tersebut beralasan karena sebagai ekonomi yang bertumpu pada konsumsi masyarakat, pertumbuhan akhir tahun ini akan meningkat dengan banyaknya momen yang mendorong masyarakat untuk belanja.

“Setiap akhir tahun akan masyarakat kita cenderung untuk lebih banyak belanja karena ada momen liburan panjang, natal dan tahun baru,” kata Ermatry.

Kebiasaan traveling masyarakat saat liburan ini berdampak positifkarena cenderung meningkatkan konsumsi, terutama di sektor restoran,hotel, dan industri terkait lainnya seperti makanan dan minuman serta pertanian.

Selain itu, aktivitas liburan ini juga akan meningkatkan permintaan akan produk dan jasa lokal, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat lokal. Hanya saja pemerintah perlu menjaga tingkat inflasi. Peningkatan permintaan makananan dan minuman, akomodasi dan jasa lainnya dapat menyebabkan kenaikan harga, yang dapat mempengaruhi daya beli masyarakat.

“Kalau tidak hati-hati akan kontradiktif. Pengelolaan yang baik dapat memaksimalkan dampak positif dan meminimalkan dampak negatif,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.