Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Riset Macquarie Prediksi Pasar Saham RI Kinclong di 2026: Proyeksi Realistis atau Hanya Euforia?

📅 Rabu, 19 Nov 2025, 16:45 WIB | Oleh: Tim Penulis

“Mungkin pertengahan atau kuartal I-2026 itu sudah mencapai 20 juta SID,” ujar Inarno dalam Capital Market Journalist Workshop-Media Gathering 2025 di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Sabtu (15/11).

Ia mengatakan, pertumbuhan akan ditopang oleh penambahan investor retail, namun, pihaknya berharap investor institusional domestik dapat semakin berperan di pasar modal Indonesia.

“Tentunya ini lebih banyak kepada investor retail. Kami yang lebih berharap lagi adalah institutional domestic untuk perannya semakin besar lagi ke pasar modal,” ujarnya.

Ia mengatakan, target jumlah investor pasar modal tersebut sesuai dengan Roadmap Pasar Modal Indonesia 2022-2027, yang menargetkan sebanyak 20 juta SID tercapai pada 2027.

“Tentunya ini sama juga dalam roadmap yang kita cantumkan di 2027, mencapai 20 juta SD,” ujar Inarno.

Ia memastikan OJK akan terus memperluas basis investor, dengan mendorong Systematic Investment Plan (SIP) dan meningkatkan partisipasi investor domestik maupun global.

Per November 2025, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor di pasar modal Indonesia mencapai 19,32 juta SID, atau tumbuh 30 persen year to date (ytd) dibandingkan akhir 2024.

Dari komposisi aset, sebesar 62,77 persen aset dimiliki oleh investor domestik dan sebesar 37,23 persen dimiliki oleh investor asing.

Dalam kesempatan ini, Inarno juga menargetkan kapitalisasi pasar modal Indonesia (market cap) mencapai 70 persen dari nilai Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir tahun 2025.

Saat ini, kapitalisasi pasar modal Indonesia saat ini telah mencapai 69,18 persen dari PDB atau melampaui target sebesar 68 persen dari PDB pada Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029.

Data penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (14/11) sore, kapitalisasi pasar modal Indonesia tercatat di level di level Rp15.316 triliun. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak awal tahun menguat 18,23 persen year-to-date (ytd) ke level 8.370,44.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Amankan Sayap Timur, Pipa B...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
    Halo, teman-teman! Jangan lupa, saluran resmi kami (Bri ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
  • Membersihkan Pohon Tumbang yang Menimpa Rumah Warga
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bank Bale by ...
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi ( Bank BRI ...
Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.