Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertamina Patra Niaga Pulihkan Pasokan BBM Jenis Pertamax di Kalsel sekaligus Jamin Kualitas Pertalite

📅 Rabu, 19 Nov 2025, 13:45 WIB | Oleh:
   Pertamina Patra Niaga Pulihkan Pasokan BBM Jenis Pertamax di Kalsel sekaligus Jamin Kualitas Pertalite Doc: antara foto
Ket. Petugas SPBU di Kalsel melayani konsumen untuk BBM Pertamax yang pasokannya sempat tersendat.

BANJARMASIN - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memulihkan suplai dan penyaluran pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sebagian wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel), termasuk di Kabupaten Tabalong.

Distribusi Pertamax sempat terganggu karena adanya tantangan cuaca perairan dalam pengiriman produk Pertamax ke Terminal BBM di Banjarmasin dari titik suplai utama, di tengah peningkatan permintaan yang signifikan terhadap produk Pertamax Series oleh masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga Edi Mangun saat dikonfirmasi di Banjarmasin, Rabu, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Edi menjelaskan bahwa kendala pasokan dipicu oleh keterlambatan kedatangan suplai dari jalur laut. Namun, dia menegaskan bahwa Pertamina telah melakukan gerak cepat untuk mengatasi kendala ini.

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan telah mengambil langkah-langkah penanganan cepat untuk menangani kendala pasokan.

"Langkah ini mencakup normalisasi dan build-up stock secara bertahap termasuk penambahan jam operasional terminal BBM agar proses penyaluran ke seluruh wilayah terdampak dapat segera dilakukan dengan cepat dan optimal," ungkap Edi.

Dia memastikan, meskipun terjadi kendala pasokan dari supply point, stok di tingkat SPBU terus diamankan, dan manajemen stok terus dilakukan untuk melayani kebutuhan konsumen.

"Kapal suplai saat ini telah tiba di Banjarmasin dan kami tegaskan, penyaluran Pertamax dari Integrated Terminal BBM Banjarmasin ke SPBU telah dimulai kembali sejak Selasa sore," papar Edi.

Pihaknya menambahkan, khusus untuk wilayah Tabalong, penyaluran BBM membutuhkan waktu sekitar 8-10 jam dari Integrated Terminal Banjarmasin, namun stok BBM di SPBU Tabalong saat ini terus dipantau dalam kondisi tersedia.

Edi juga menekankan bahwa seluruh upaya ini dilakukan untuk menjalankan komitmen Pertamina Patra Niaga untuk memprioritaskan layanan dan kenyamanan konsumen.

"Tim di lapangan telah dimaksimalkan untuk memastikan setiap langkah penanganan dilakukan secara efektif dan efisien, sehingga proses pemulihan stok dan penyaluran dapat tercapai secara optimal," katanya.

Selain mempercepat pemulihan stok Pertamax, pihaknya juga menjamin kualitas dan ketersediaan produk Pertalite sesuai spesifikasi yang ditentukan.

"Kami terus melakukan upaya terbaik untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat Kalimantan Selatan dan memastikan kualitas produk yang diterima masyarakat sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan," tutup Edi.

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

56 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...

Remake 'The Blair Witch Project' Dijadwalkan Rilis Tahun 2027

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.