Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Khofifah Pastikan SPMB Jenjang SMA di Jatim Berjalan Lancar

📅 Jumat, 05 Jun 2026, 18:10 WIB | Oleh:
Gubernur Khofifah Pastikan SPMB Jenjang SMA di Jatim Berjalan Lancar Doc: ANTARA/Louis Rika
Ket. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kedua kiri) didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai (kiri) dan jajaran menyapa para siswa saat meninjau Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMKN 1 dan SMKN 4 Kota Madiun, Jawa Timur, Jumat (5/6). Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan proses SPMB tingkat SMA sederajat.

MADIUN - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 jenjang SMA sederajat berjalan lancar.

Khofifah saat meninjau pelaksanaan SPMB di SMKN 1 Madiun dan SMAN 4 Madiun, Jumat, mengatakan bahwa seluruh tahapan SPMB telah dirancang secara terukur untuk menghindari penumpukan calon peserta didik maupun orang tua di sekolah tujuan.

"Saya memastikan bahwa proses SPMB itu berjalan lancar. Proses SPMB semuanya terukur dengan pembatasan tertentu setiap harinya. Harapannya tidak ada penumpukan siswa, tidak ada yang menunggu sampai lama, karena pada dasarnya secara daring mereka sudah terkonfirmasi," ujar Khofifah.

Menurutnya, sistem pendaftaran terukur yang diterapkan membuat calon siswa bisa memastikan jadwal verifikasi sejak awal. Mereka dapat mengetahui tanggal dan jam pelayanan yang harus diikuti sehingga proses berlangsung lebih tertib dan nyaman.

"Dengan demikian, calon siswa bisa mengikuti proses verifikasi pada jam berapa sampai jam berapa di tanggal berapa. Ketika kita memantau SPMB, kita bisa melihat suasana yang insya Allah semuanya nyaman," katanya.

Khofifah juga mengapresiasi kesiapan sarana dan prasarana yang disediakan sekolah masing-masing. Ia menyebut sebagian besar ruang layanan SPMB telah dilengkapi pendingin ruangan sehingga memberikan kenyamanan bagi calon peserta didik dan orang tua.

"Ruang-ruang SPMB rata-rata ber-AC, sehingga kita bisa memastikan layanan ini makin hari bisa makin baik dan memberikan kepastian bahwa mereka yang akan mendaftar di sekolah-sekolah yang mereka tuju semuanya bisa terlayani dengan baik," katanya.

Untuk mempercepat proses verifikasi, setiap SMA dan SMK negeri di Jawa Timur telah menyiapkan 10 operator yang bertugas melayani calon peserta didik selama tahapan SPMB berlangsung.

Ia menjelaskan bahwa verifikasi yang dilakukan sekolah hanya bertujuan mencocokkan data nilai yang telah diunggah secara daring dengan dokumen asli yang dibawa calon siswa.

"Mereka hanya perlu verifikasi data nilai yang diterima secara daring dari masing-masing SMP sederajat dengan hard copy-nya untuk memastikan kesesuaian nilai rapor per semester. Ada beberapa yang tidak sesuai, tetapi yang digunakan tetap dokumen hard copy," ujarnya.

Data Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mencatat jumlah lulusan SMP/MTs/sederajat pada tahun 2026 mencapai 618.479 siswa. Namun, daya tampung SMA dan SMK negeri di Jawa Timur hanya tersedia untuk 244.621 siswa.

Jumlah tersebut terdiri dari 121.538 kursi SMA negeri dan 123.083 kursi SMK negeri. Dengan demikian, sekolah negeri hanya mampu menampung sekitar 39,55 persen dari total lulusan tahun ini.

Sebanyak 373.858 siswa atau sekitar 60,45 persen lainnya diperkirakan dapat melanjutkan pendidikan melalui sekolah swasta maupun jalur pendidikan lainnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.