Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Intensifkan Pencarian Korban Longsor Cilacap di Tiga Titik

📅 Selasa, 18 Nov 2025, 09:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim SAR Intensifkan Pencarian Korban Longsor Cilacap di Tiga Titik Doc: ANTARA
Ket. Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhammad Abdullah, memaparkan rencana operasi hari keenam di lokasi bencana tanah longsor, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025).

CILACAP – Tim Search And Rescue (SAR) gabungan mengintensifkan pencarian tujuh korban yang masih tertimbun longsor di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dengan fokus operasi di tiga titik worksite pada hari keenam, Selasa (18/11).

Kepala Kantor SAR/Basarnas Cilacap, Muhammad Abdullah, di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap, Selasa (18/11), mengatakan upaya pencarian tetap diperkuat dengan lima metode utama.

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan fokus pada Worksite A-1, B-1, dan B-2. Dengan tetap menggunakan lima metode pencarian, yaitu pemantauan drone, penggunaan anjing pelacak, alkon atau alat bantu kompresor, alat ekstrikasi manual dan modern, serta alat berat,” kata Muhammad Abdullah yang juga SAR Mission Coordinator (SMC).

Abdullah mengatakan operasi lapangan melibatkan empat tim, terdiri atas unit yang bekerja di Worksite A-1, B-1, B-2, dan tim cutting yang bertugas membuka akses untuk pergerakan alat berat, terutama ekskavator, agar proses penyisiran material dapat dipercepat.

Dalam hal ini, pencarian di Worksite A-1 difokuskan pada satu korban, sedangkan di Worksite B-1 dan Worksite B-2 masing-masing sebanyak tiga korban dalam pencarian.

Bencana tanah longsor terjadi pada Kamis (13/11), sekitar pukul 19.00 WIB, serta menimbun sejumlah rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap.

Longsor tersebut merusak 12 rumah serta mengancam 16 rumah lainnya di area seluas sekitar 6,5 hektare. Material longsor menimbun pemukiman dan menyebabkan penurunan tanah sedalam 2 meter serta retakan sepanjang 25 meter.

Berdasarkan data sementara hingga hari kelima operasi SAR Senin (17/11), total korban terdampak longsor berjumlah 46 orang, terdiri atas 23 orang selamat, 16 meninggal dunia, dan tujuh orang lainnya masih dalam pencarian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.