Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Memperkuat Pembangunan Infrastruktur dan Pengembangan UMKM Kawasan Perbatasan

📅 Selasa, 18 Nov 2025, 22:35 WIB | Oleh:
Memperkuat Pembangunan Infrastruktur dan Pengembangan UMKM Kawasan Perbatasan Doc: Antara
Ket. Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru.

Jayapura - Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua memperkuat pembangunan infrastruktur dan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Distrik Muara Tami yang merupakan kawasan perbatasan RI-Papua Nugini (PNG).

Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru di Jayapura, Selasa, mengatakan pembangunan kawasan perbatasan harus dilakukan secara terpadu karena wilayah tersebut memiliki posisi strategis dan dihuni oleh banyak warga yang membutuhkan perhatian dan pemberdayaan secara berkelanjutan.

"Kawasan perbatasan ini adalah tanggung jawab bersama berbagai pihak sehingga program-program pemerintah harus menyentuh masyarakat secara langsung terutama mereka yang tinggal di kampung-kampung di sekitar kawasan perbatasan," katanya.

Menurut Rustan, pengembangan UMKM menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah setempat, sehingga pihaknya mendorong agar adanya usaha rumahan dan kegiatan produktif agar hasil produk yang dihasilkan masyarakat dapat dipasarkan melalui titik-titik perdagangan di area perbatasan yang dibuka pada waktu tertentu.

"Kami ingin masyarakat di kawasan perbatasan ini produktif dan pemerintah siap mendukung dari sisi pendampingan hingga pemasaran produk yang dihasilkan," ujarnya.

Dia menjelaskan pentingnya sinkronisasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menetapkan mekanisme dan jadwal pasar perbatasan agar produk lokal bisa terserap dengan baik.

Kepala Bidang Koordinasi Pelaksana Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan pada Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah Kota Jayapura Alimudin mengatakan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi lintas OPD dalam rangka penyusunan rencana pengembangan infrastruktur berkelanjutan di kawasan perbatasan.

"Ini bertujuan menyatukan data, program, dan arah kebijakan agar pembangunan di wilayah perbatasan berlangsung terarah, terukur, dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Dia menambahkan data tersebut penting untuk memastikan pembangunan berjalan efektif, tidak tumpang tindih, serta dapat dievaluasi secara berkala.

"Dengan data yang lengkap dan terukur kami bisa memastikan bahwa program pembangunan di perbatasan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Campak Menggila di AS hingg...
Luar Negeri
Iran Lancarkan Rudal ke Bah...
Luar Negeri
Negara Teluk Gencarkan Pert...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.