Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Poliklinik Tumbuh Kembang Anak di Mataram Berupaya Turunkan Stunting

📅 Senin, 17 Nov 2025, 07:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Poliklinik Tumbuh Kembang Anak di Mataram Berupaya Turunkan Stunting Doc: ANTARA
Ket. Direktur Utama Rumah Sakit H Moh Ruslan Mataram dr Hj NK Eka Nurhayati.

MATARAM – Rumah Sakit H Moh Ruslan Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengatakan keberadaan Poliklinik Tumbuh Kembang Anak menjadi salah satu langkah percepatan upaya penurunan angka stunting di kota ini.

Direktur Utama Rumah Sakit (RS) Moh Ruslan Kota Mataram, dr Hj NK Eka Nurhayati, di Mataram, Minggu (16/11), mengatakan Poliklinik Tumbuh Kembang Anak dibuka untuk menangani anak yang mengalami gangguan kesehatan dan tumbuh kembang termasuk stunting. 

"Kami dokter spesialis tumbuh kembang anak dan dokter spesialis lainnya secara terintegrasi, sehingga masalah tumbuh kembang anak bisa ditangani maksimal," katanya.

Poliklinik Tumbuh Kembang Anak juga untuk memantau, mendeteksi dini, mendiagnosis, dan memberikan penanganan optimal untuk pertumbuhan dan perkembangan anak secara fisik, mental, dan sosial. 

Poliklinik tersebut membantu memastikan anak tumbuh sesuai potensi maksimal dengan pemeriksaan rutin dan menyediakan edukasi bagi orang tua mengenai stimulasi yang tepat.

"Anak-anak yang terlambat bicara, terlambat berjalan, tumbuh gigi, dan perkembangan lainnya bisa datang ke poliklinik tersebut," katanya.

Dikatakan, sejak dibuka pada awal tahun 2024, Poliklinik Tumbuh Kembang Anak mulai banyak di minati orang tua sebab banyak anak-anak mengalami gangguan selain kesehatan juga gangguan bicara, kognitif, pertumbuhan atau stunting.

Dengan demikian, poliklinik itu menjadi rujukan untuk penanganan stunting di Kota Mataram, guna melakukan percepatan penurunan stunting tahun 2025 dengan target 5 persen di akhir tahun.

Berdasarkan data terakhir September 2025, kasus stunting di Kota Mataram tercatat sebanyak 6,03 persen atau turun dari data terakhir pada Mei 2025 tercatat sebanyak 6,7 persen atau sekitar 1.600 balita.

Keberadaan Poliklinik Tumbuh Kembang Anak menjadi salah satu wadah yang berpartisipasi mendukung angka penurunan stunting tersebut.

Karena itu, diharapkan, dengan adanya Poliklinik Tumbuh Kembang Anak dapat meningkatkan derajat kesehatan anak sekaligus mengurangi risiko stunting.

"Poliklinik Tumbuh Kembang Anak itu, menjadi satu kesatuan dari poliklinik stunting yang khusus menangani balita stunting," katanya.
 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

49 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

55 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.