Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Donald Trump Akan Menjamu Presiden Korea Selatan Bahas Kembali Kesepakatan Dagang

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 19:30 WIB | Oleh:
Donald Trump Akan Menjamu Presiden Korea Selatan Bahas Kembali Kesepakatan Dagang Doc: AFP

JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan menjamu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung pada 25 Agustus untuk membahas rincian kesepakatan perdagangan terbaru kedua negara. Pertemuan ini juga akan membicarakan kerja sama di sektor chip, pembuatan kapal, serta isu strategis lainnya.

Sebagai imbalan atas pengurangan ancaman tarif dari 25 persen menjadi 15 persen, Trump pada 31 Juli menyatakan bahwa Korea Selatan akan mengalokasikan 350 miliar dolar AS untuk investasi di Amerika Serikat. Selain itu, Seoul juga akan membeli produk energi senilai 100 miliar dolar AS.

Trump menambahkan bahwa Korea Selatan sepakat untuk menginvestasikan tambahan dana dalam jumlah besar. Namun, angka pastinya akan diumumkan saat Presiden Lee Jae Myung mengunjungi Gedung Putih pada akhir bulan ini.

Kantor Presiden Lee menyebut pertemuan tersebut bertujuan mengembangkan aliansi menjadi “kemitraan strategis komprehensif yang berorientasi masa depan” sebagai respons terhadap dinamika keamanan global dan kondisi ekonomi. Diskusi juga akan mencakup langkah konkret untuk memperkuat hubungan bilateral di berbagai bidang.

Juru bicara Kepresidenan Korea Selatan, Kang Yu-jung, mengatakan bahwa kedua pemimpin akan membahas kerja sama di sektor manufaktur, termasuk semikonduktor, baterai, dan pembuatan kapal. Mereka juga akan mengupayakan penguatan kemitraan keamanan ekonomi yang mencakup teknologi canggih, mineral penting, dan sektor lainnya.

Pejabat Seoul menegaskan bahwa komitmen Korea Selatan dalam membantu Amerika Serikat menghidupkan kembali industri pembuatan kapalnya menjadi salah satu faktor kunci tercapainya kesepakatan perdagangan ini. Dukungan tersebut diharapkan memberikan dampak signifikan bagi industri strategis kedua negara.

Industri pembuatan kapal Korea Selatan saat ini menempati posisi kedua terbesar di dunia setelah China. Sementara itu, Amerika Serikat masih tertinggal jauh di sektor ini, sehingga kerja sama dengan Seoul menjadi penting dalam memperkuat kapasitas produksi kapal Washington.

Pemerintah Amerika Serikat juga semakin memanfaatkan galangan kapal di luar negeri untuk mendukung operasi militernya di kawasan Asia-Pasifik. Dalam konteks ini, Korea Selatan diposisikan sebagai mitra utama dalam penguatan pertahanan maritim.

Pada 2024, Hanwha Ocean, salah satu perusahaan pembuat kapal terbesar di Korea Selatan, menjadi perusahaan non-AS pertama yang mendapatkan izin melakukan pemeliharaan dok kering untuk kapal Angkatan Laut Amerika Serikat. Keputusan ini menandai langkah strategis dalam hubungan pertahanan kedua negara.

Pertemuan puncak antara Trump dan Lee akan menjadi yang pertama sejak Lee terpilih pada Juni lalu. Kemenangan Lee terjadi setelah pendahulunya dimakzulkan menyusul pengumuman darurat militer, sehingga pertemuan ini juga menjadi simbol transisi politik penting di Korea Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.