Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tak Banyak yang Tahu, Diet Ini Sebenarnya Dapat Menurunkan Kolesterol!

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 10:28 WIB | Oleh:

Temuannya menggembirakan, kata Dr. Jenkins, tetapi studi tersebut tidak cukup lama untuk menunjukkan potensi manfaat jangka panjang dari diet tersebut. Dan karena studi tersebut hanya melibatkan orang-orang dengan kolesterol tinggi, studi tersebut tidak dapat menunjukkan apakah pola tersebut akan bermanfaat bagi kelompok orang yang lebih besar.

Selama beberapa dekade berikutnya, penelitan tambahan tentang diet portofolio menggemakan temuan Dr. Jenkins tentang potensi diet untuk menurunkan kolesterol, tetapi sebagian besar penelitian hanya mengikuti peserta untuk periode yang singkat.

Kemudian, pada tahun 2023, Dr. Glenn dan rekan-rekannya menerbitkan studi yang lebih besar dan lebih lama terhadap sekitar 210.000 perawat dan tenaga kesehatan lainnya yang tidak memiliki penyakit kardiovaskular.

Setelah menganalisis pola makan mereka hingga 30 tahun, Dr. Glenn dan timnya menemukan bahwa mereka yang paling ketat mengikuti diet portofolio memiliki risiko 14 persen lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular (termasuk penyakit jantung koroner dan stroke) dibandingkan mereka yang paling sedikit mengikuti diet tersebut.

Karena studi ini hanya menemukan hubungan antara diet portofolio dan risiko kardiovaskular yang lebih rendah, studi ini tidak dapat membuktikan bahwa diet tersebut secara langsung mengurangi risiko tersebut. Studi ini juga mengandalkan responden untuk melaporkan sendiri apa yang mereka makan, yang tidak selalu akurat. Namun, ukuran dan durasi studi ini memberikan argumen yang kuat tentang manfaatnya.

Apakah Diet Portofolio Mudah Diikuti?

Diet portofolio memiliki rekomendasi target harian untuk nutrisi unggulannya: 50 gram protein nabati, 45 gram (berdasarkan berat) kacang-kacangan dan biji-bijian, 45 gram (berdasarkan berat) minyak goreng (atau makanan lain seperti alpukat) yang tinggi lemak tak jenuh tunggal, 20 gram serat kental, dan 2 gram sterol nabati.

Namun, Anda tidak perlu memantau dan menimbang makanan secara cermat untuk mendapatkan manfaat penurun kolesterol dari diet ini.

Bahkan menambahkan beberapa nutrisi utamanya saja sudah akan membantu, kata Dr. Glenn. Misalnya, setengah buah alpukat sudah cukup untuk memenuhi target lemak. Setengah cangkir brokoli matang dengan ubi jalar ukuran sedang dan setengah cangkir beras merah sudah cukup untuk memenuhi hingga 40 persen target serat.

Meskipun demikian, memenuhi rekomendasi fitosterol dalam diet bisa menjadi tantangan, kata Hyunju Kim, asisten profesor epidemiologi di Universitas Washington. Pola makan khas Barat hanya mengandung sekitar 15 persen dari jumlah yang disarankan. Banyak orang menemukan bahwa suplemen fitosterol dapat membantu mereka mencapai tujuan ini, kata Dr. Glenn.

Perlu diingat bahwa belum banyak penelitian yang membandingkan efek penurun kolesterol dari suplemen fitosterol dengan makanan utuh, dan sebagian besar ahli menyarankan agar orang mendapatkan nutrisi dari makanan, bukan dari suplemen. Orang sebaiknya tidak menggunakan suplemen fitosterol sebagai pengganti makanan nabati, kata Dr. Jenkins.

Fleksibilitas relatif diet portofolio merupakan salah satu faktor yang membuatnya berkelanjutan, ujar Dr. Kris-Etherton. Bandingkan dengan diet lain yang mungkin lebih ketat, seperti diet keto dan paleo.

Semakin banyak makanan nabati yang menyehatkan jantung yang Anda konsumsi, semakin sedikit ruang dalam "portofolio" Anda untuk makanan yang meningkatkan kolesterol –  seperti makanan yang tinggi lemak jenuh, kata Dr. Jenkins.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

5 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.