Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Lebak Genjot Masa Tanam Jadi 3 Kali dalam Setahun untuk Dukung Swasembada Pangan

25 Minggu, 16 Nov 2025, 17:15 WIB | Oleh:
Pemkab Lebak Genjot Masa Tanam Jadi 3 Kali dalam Setahun untuk Dukung Swasembada Pangan Pemkab Lebak Genjot Masa Tanam Jadi 3 Kali dalam Setahun untuk Dukung Swasembada Pangan Doc: antara foto
Ket. Petani di Lebak, Banten, telah menyelesaikan masa tanam padi di musim ini.

LEBAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, meminta petani meningkatkan indeks pertanaman (IP) menjadi tiga kali tanam setahun (IP 300) dari sebelumnya 2,5 tanam guna mendukung program swasembada pangan.

"Kami berharap petani meningkatkan IP tiga kali tanam setahun, terlebih harga pupuk bersubsidi sudah turun," kata Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar di Lebak, Minggu (16/11).

Kebijakan pemerintah untuk meningkatkan IP tiga kali tanam setahun dengan melakukan perbaikan sarana irigasi juga penyaluran sarana produksi (saprodi) seperti benih, pestisida hingga penurunan harga pupuk subsidi.

Selama ini, pencapaian produksi pangan di Kabupaten Lebak tahun ke tahun surplus, bahkan masuk kategori lumbung pangan di Provinsi Banten.

Karena itu, pihaknya minta petani terus meningkatkan IP tiga kali dalam setahun dari sebelumnya 2,5 kali tanam.

"Kami meyakini jika terealisasi IP tiga kali tanam setahun dipastikan Lebak menjadi lumbung pangan nasional," kata Deni.

Menurut dia, luas lahan sawah baku di Kabupaten Lebak tercatat 52.000 hektare dengan IP tiga kali tanam setahun maka luas tambah tanam (LTT) 150 ribu hektare.

Dari 150 ribu hektare jika produktivitas rata-rata 5 ton per hektare bisa menghasilkan produksi pangan 750 ribu ton gabah kering panen.

"Kami berharap petani dapat meningkatkan IP tiga kali tanam, sehingga dapat memenuhi ketersediaan pangan dan pendapatan," katanya.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sukabungah Desa Tambakbaya Kabupaten Lebak Ruhiana mengatakan pihaknya kini di wilayahnya dapat meningkatkan IP tiga kali tanam setahun dengan adanya kebijakan pemerintah menurunkan harga pupuk bersubsidi, karena biaya produksi cukup meringankan ekonomi petani.

Untuk pupuk bersubsidi yang dibutuhkan sebanyak 500 kilogram. Sebelumnya diperlukan Rp1,5 juta, namun kini turun menjadi Rp1 juta per hektare.

"Kami meyakini berkurang biaya produksi itu, maka petani akan meningkat LTT hingga tiga kali musim tanam dalam setahun," katanya.

Sementara itu Ketua Kelompok Tani Blok Sentral Rangkasbitung Kabupaten Lebak Udin mengatakan pihaknya merasa senang dan gembira setelah harga pupuk subsidi turun, sehingga petani lebih semangat untuk melakukan tanam padi hingga tiga kali musim tanam dalam setahun.

Mestinya bulan November 2025 ini, kata dia, petani di wilayahnya seluas 50 hektare tidak tanam dan dua kali musim tanam dalam setahun, namun saat harga pupuk subsidi turun menjadi tiga kali tanam.

"Kami merasa terbantu dengan turunnya harga pupuk subsidi, biaya produksi menjadi Rp8 juta dari sebelumnya Rp10 juta per hektare," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Badai Austen Picu Blackout ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

KP3 ABAS Deklarasikan Pembentukan Provinsi Aceh Barat Selatan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.