Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Longsor Setinggi 20 Meter Tutup Jalan Dua Desa di Magetan, Ekskavator Dikerahkan

25 Minggu, 25 Okt 2026, 16:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Longsor Setinggi 20 Meter Tutup Jalan Dua Desa di Magetan, Ekskavator Dikerahkan Longsor Setinggi 20 Meter Tutup Jalan Dua Desa di Magetan, Ekskavator Dikerahkan Doc: Antara
Ket. Petugas gabungan dari BPBD, TNI-Polri, relawan, dan pemerintah desa setempat , pada Minggu (25/10) hingga siang hari bergotong royong membersihkan material longsoran yang menutup akses desa Desa Tapak dan Desa Sukowidi, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan. Proses evakuasi material longsoran membutuhkan alat berat karena ukuran batu dan tebalnya timbunan tanah yang menyulitkan pembersihan secara manual.

Magetan - Material tanah longsor memutuskan akses jalan penghubung antar-desa di Desa Tapak dan Desa Sukowidi, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (25/10).

Kepala Desa Tapak Sumarno mengatakan longsor terjadi pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di sekitar jalur saluran air desa dari Sumber Nganten yang ditampung warga untuk mengairi sawah. Di lokasi tersebut terdapat titik penampungan terakhir sebelum aliran air diteruskan ke jalur irigasi berikutnya.

"Cuacanya cerah saat kejadian. Aliran air dari Sumber Nganten itu untuk pengairan sawah. Jalur tambahannya memang belum diteruskan dan penampungan terakhir berada di situ dan sekarang tanah di sekitarnya longsor menutup jalan antar-desa," ujar Sumarno.

Warga bersama petugas BPBD, TNI-Polri, relawan, dan pemerintah desa setempat hingga siang hari bergotong royong membersihkan material longsoran. Proses evakuasi material longsoran membutuhkan alat berat karena ukuran batu dan tebalnya timbunan tanah yang menyulitkan pembersihan secara manual.

Sementara itu, dampak longsor kini dirasakan warga, terutama pengguna jalan yang biasa melintas antara Desa Tapak dan Desa Sukowidi serta petani yang mengandalkan saluran tersebut.

Kapolsek Panekan AKP Mahfud Sidiq mengatakan, polisi menerima informasi longsor dari masyarakat sekitar pukul 22.00 WIB. Petugas kemudian mendatangi lokasi bersama TNI dan pemerintah desa untuk mengamankan area serta mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.

"Polisi sudah memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi karena masih ada potensi longsor susulan. Akses jalan antara Desa Tapak dan Desa Sukowidi sementara masih tertutup," kata Mahfud.

Ia memperkirakan longsoran memiliki ketinggian sekitar 20 meter dan lebar 30 meter. Besarnya material yang menutup jalan membuat proses evakuasi memerlukan bantuan alat berat.

"Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Magetan dan dinas pekerjaan umum. Dengan kondisi longsoran cukup berat, tidak memungkinkan jika hanya ditangani secara manual. Dibutuhkan ekskavator untuk menyingkirkan tanah dan batu," katanya.

Mahfud menduga derasnya aliran air dari sumber di kawasan tersebut turut memengaruhi kondisi tanah hingga memicu longsor, meski penyebab pastinya lainnya masih perlu dipastikan.

Warga diimbau menjauhi lokasi selama proses penanganan berlangsung untuk menghindari risiko tertimpa material apabila terjadi longsor susulan. Akses jalan akan dibuka kembali setelah material yang menutup badan jalan berhasil dievakuasi dan kondisi dinilai aman.

BPBD Kabupaten Magetan juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor untuk waspada terkait tanda-tanda longsor meski belum ada hujan. Seperti retakan di tanah atau dinding rumah, pohon atau tiang miring, air keruh keluar dari celah tanah dan suara gemuruh dari arah lereng.

Warga diminta untuk menghindari aktivitas di sekitar lereng terjal, terutama saat dan setelah hujan deras. Jangan melintasi area yang diberi barikade atau ditutup terpal, karena itu adalah titik rawan longsor susulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.