Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cetak Sawah Papua Selatan Capai 45.993 Hektare, Wamentan Soroti Kebutuhan Petani

25 Minggu, 25 Okt 2026, 16:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cetak Sawah Papua Selatan Capai 45.993 Hektare, Wamentan Soroti Kebutuhan Petani Cetak Sawah Papua Selatan Capai 45.993 Hektare, Wamentan Soroti Kebutuhan Petani Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Pertanian Muhammad Saleh Mustafa meninjau langsung lokasi cetak sawah di Desa Muram Sari, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Sabtu (24/10).

Jakarta - Pemerintah memacu program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Merauke, Papua Selatan, melalui penguatan sarana produksi, infrastruktur, dan kelembagaan petani untuk meningkatkan produktivitas pangan nasional.

“Ke depan, saya akan laporkan ke Pak Menteri (Pertanian Andi Amran Sulaiman) untuk ada semacam solusi terpadu. Khusus untuk cetak sawah ini, dari mulai hulu sampai hilirnya, sampai bisa berjalan dengan baik,” ujar Wakil Menteri Pertanian Muhammad Saleh Mustafa dalam keterangan terkonfirmasi di Jakarta, Minggu (25/10).

Saleh meninjau langsung lokasi cetak sawah di Desa Muram Sari, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke pada Sabtu (24/10).

Penguatan infrastruktur pertanian, pemenuhan sarana produksi, serta kelembagaan petani menjadi bagian penting untuk mengoptimalkan lahan yang telah dibuka agar semakin produktif dan memberikan manfaat nyata bagi petani.

Berdasarkan data program, luas cetak sawah di Papua Selatan mencapai 45.993 hektare, terdiri atas 17.693 hektare pada 2025 dan 28.300 hektare pada 2026.

Wamentan berdialog dengan kelompok tani dan mendengarkan langsung berbagai kebutuhan di lapangan, mulai dari jalan usaha tani, irigasi, mekanisasi, hingga ketersediaan pupuk dan benih.

Ia mendorong jajaran pertanian untuk terus memperkuat dukungan kepada petani dan memastikan berbagai kebutuhan produksi terpenuhi.

Ketersediaan pupuk, benih, air, serta dukungan alat dan mesin pertanian perlu dioptimalkan agar percepatan tanam berjalan lancar dan lahan yang telah dibuka dapat segera produktif.

“Jangan sampai ada petani yang kurang pupuk, jangan sampai ada petani yang kurang benih. Ibu (Kadis), laporkan,” tegasnya.

Saleh menilai Merauke memiliki potensi besar menjadi lumbung pangan nasional. Pengembangan pertanian di wilayah tersebut perlu terus diperkuat secara berkelanjutan melalui optimalisasi lahan, peningkatan produktivitas, dan dukungan yang memadai bagi petani.

Menurutnya, pengembangan cetak sawah merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan swasembada pangan. Karena itu, perluasan lahan harus diikuti peningkatan produktivitas serta kepastian bahwa hasil pertanian memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Pangan yang kita cita-citakan dan usahakan bersama ini harus terus berlanjut, ditingkatkan, dan dijaga,” tuturnya.

Selain meningkatkan produksi, Wamentan menekankan pentingnya memperkuat kesejahteraan petani, termasuk melalui akses pasar dan pengembangan koperasi.

Petani perlu didukung agar hasil panennya memberikan pendapatan yang layak serta memiliki posisi tawar yang lebih kuat, sehingga tidak bergantung pada praktik ijon maupun tengkulak.

“Semua yang kita usahakan ini akan bisa mendatangkan manfaat apabila kita bersama-sama, saling tolong-menolong, saling baku bantu, saling menyelesaikan persoalan,” ujarnya.

Melalui percepatan tanam, penguatan sarana produksi, dan dukungan dari hulu hingga hilir, Wamentan Saleh mendorong optimalisasi program Cetak Sawah Rakyat di Papua Selatan agar tidak hanya memperluas areal pertanian, tetapi juga meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.