Menteri Pariwisata Bahas Jaringan Desa Wisata di Forum UN Tourism 2025
📅 Minggu, 16 Nov 2025, 08:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Kemenpar
JAKARTA - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan inisiatif pemberdayaan jaringan desa wisata terbaik dunia dalam forum UN Tourism General Assembly (UNTGA) yang berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, pada 9-10 November 2025.
"Indonesia mengajukan sejumlah inisiatif terukur dan aksi-aksi berkelanjutan untuk memberdayakan jaringan desa wisata terbaik di dunia. Caranya adalah dengan menyediakan bantuan teknis dan sejumlah platform promosi untuk memastikan potensi kolektif mereka meningkat," katanya dalam keterangan pers kementerian yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Widiyanti menyatakan bahwa Indonesia mendorong pemasukan beragam aktivitas berkelanjutan dalam program kerja UN Tourism 2026–2027 dan mendukung kemitraan strategis yang lebih erat dengan anggota afiliasi UN Tourism.
Ia menekankan bahwa Indonesia siap menjadi mitra aktif dalam mewujudkan praktik pariwisata yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan tangguh.
UNTGA didahului dengan pertemuan dewan eksekutif ke-124 pada 8 November 2025. Pertemuan dewan eksekutif yang dihadiri oleh 34 negara anggota membahas berbagai isu strategis dalam sektor pariwisata.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selanjutnya, sidang dewan eksekutif ke-125 dilaksanakan pada 11 November 2025.
Widiyanti sebagai pemimpin pertemuan mengatakan bahwa tata kelola UN Tourism harus memperhatikan efisiensi, transparansi, dan keberlanjutan agar kontribusi negara anggota benar-benar dapat mendatangkan manfaat nyata.
Saat menjadi pembicara dalam High-Level Policy Debate UN Tourism, Widiyanti menyampaikan upaya pemerintah Indonesia dalam melakukan digitalisasi di sektor pariwisata.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pariwisata Indonesia kini bergerak menuju era Tourism 5.0. Melalui integrasi teknologi dan kecerdasan buatan, kami ingin menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih personal, efisien, dan berkelanjutan," katanya.
Ia mengatakan bahwa pemerintah Indonesia akan meluncurkan fitur berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Fitur tersebut meliputi AI Travel Planner yang menyajikan rekomendasi perjalanan yang dipersonalisasi berdasarkan minat dan perilaku wisatawan serta chatbot AI Travel Companion yang menyediakan informasi waktu-nyata dalam 19 bahasa.
Selain itu, ada AI Command Centre sebagai pusat analitik berbasis data untuk membaca tren wisatawan dan performa destinasi wisata guna mendukung perumusan kebijakan promosi yang lebih tepat sasaran.
Widiyanti menggarisbawahi pentingnya penerapan pedoman etika dalam pemanfaatan kecerdasan buatan untuk memastikan implementasi AI yang aman dan bertanggung jawab.
Majelis Umum UN Tourism 2025 juga mencakup agenda penting seperti pengangkatan Sekretaris Jenderal UN Tourism terpilih Shaikha Al Nowais, yang akan memimpin organisasi selama periode 2026-2029.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!