Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Melchias Mekeng Dorong Obligasi Daerah Jadi Alternatif Pembiayaan Pembangunan

📅 Sabtu, 15 Nov 2025, 06:50 WIB | Oleh:
Melchias Mekeng Dorong Obligasi Daerah Jadi Alternatif Pembiayaan Pembangunan Doc: dok
Ket. Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng di Yogyakarta.

YOGYAKARTA - Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng, mengungkapkan bahwa Fraksi Golkar MPR mendorong lahirnya kebijakan obligasi daerah sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan dan alternatif investasi publik.

Hal itu disampaikan Mekeng kepada wartawan, usai bertemu dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), di Keraton Kilen, Yogyakarta, kemarin malam. 
Dalam pertemuan tersebut, Mekeng menyampaikan undangan kepada Sultan untuk menjadi pembicara kunci pada Sarasehan Nasional tentang Obligasi Daerah, yang akan digelar pada 24 November mendatang di Yogyakarta.

“Beliau sangat menyambut baik kegiatan ini karena isu obligasi daerah sudah lama dibicarakan, tapi belum ada realisasi konkret. Sultan menyatakan siap hadir bila tidak ada halangan,” ujar Ketua Badan Penganggaran MPR RI ini.

Menurutnya, pemilihan Yogyakarta sebagai lokasi sarasehan bukan tanpa alasan. Selain karena penyelenggaraan kegiatan di daerah tersebut, Sultan dianggap sebagai kepala daerah berpengalaman yang memahami tantangan mencari sumber pembiayaan pembangunan di tingkat daerah.

Anggota Komisi XI DPR RI Dapil Nusa Tenggara Timur I ini menjelaskan, konsep obligasi daerah bukan hal baru di dunia. Negara seperti Tiongkok, lanjutnya, telah lama menerapkan instrumen ini sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempercepat pembangunan.

“Obligasi daerah bisa menjadi alternatif investasi bagi masyarakat yang ingin ikut membangun kampung halamannya. Selain deposito dan saham, publik dapat menempatkan dananya di obligasi daerah yang hasilnya berdampak langsung bagi pembangunan daerah,” katanya.

Fraksi Golkar MPR RI, kata Mekeng, berencana mengundang berbagai pemangku kepentingan seperti bupati, DPRD, Kadin, HIPMI, dan pelaku pasar modal dalam sarasehan tersebut. Tujuannya, agar seluruh pihak memahami pentingnya inovasi pembiayaan pembangunan berbasis kemandirian fiskal.

Lebih lanjut, Mekeng mengungkapkan bahwa pesan Sri Sultan HB X sangat jelas: isu obligasi daerah perlu diseriusi dan ditindaklanjuti dengan penyusunan naskah akademis sebagai dasar pembentukan undang-undang.

“Karena penyelenggaranya MPR, kami berangkat dari semangat konstitusi yang menekankan kemandirian fiskal daerah. Naskah akademis akan kami serahkan ke DPR RI untuk diproses menjadi undang-undang,” jelasnya.

Mekeng menegaskan, sebelum menerbitkan surat utang, daerah perlu melakukan pembenahan tata kelola keuangan agar lebih transparan dan sesuai prinsip pasar modal. “Ini bukan kebijakan baru, tapi semangat baru. Transparansi dan kerapian pembukuan daerah menjadi syarat utama,” ujarnya.

Ia menilai penerapan obligasi daerah akan memberi dampak ekonomi signifikan. Pembangunan proyek besar melalui skema ini akan membuka lapangan kerja, meningkatkan daya beli masyarakat, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

“Kalau hanya mengandalkan PAD atau bantuan dari pemerintah pusat, pembangunan akan lambat. Pemerintah daerah harus kreatif mencari sumber pembiayaan,” tegas Mekeng.

Selain di Yogyakarta, Fraksi Golkar MPR RI juga akan menggelar rangkaian Sarasehan Nasional di beberapa daerah lain, seperti Sulawesi Utara, NTT, Papua, Kalimantan, dan Sumatera, sebelum puncaknya di Jakarta.

Pertemuan di Keraton Kilen turut dihadiri Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Gusti Kanjeng Ratu Bendara, serta Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Setjen MPR RI, Wachid Nugroho, S.IP, M.IP. Acara berlangsung hangat dan diakhiri dengan jamuan makan malam bersama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.