Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamendagri Ribka Siapkan Langkah Besar Usai Forum IPACS, Fokus Bangun Kolaborasi Budaya Kawasan Timur

📅 Jumat, 14 Nov 2025, 21:15 WIB | Oleh:
Wamendagri Ribka Siapkan Langkah Besar Usai Forum IPACS, Fokus Bangun Kolaborasi Budaya Kawasan Timur Doc: Istimewa

JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk menyiapkan sejumlah langkah strategis setelah mengikuti rangkaian Forum Indonesia-Pacific Cultural Synergy (IPACS) di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa (11/11/2025). Tindak lanjut itu diarahkan untuk memperkuat kerja sama antardaerah di kawasan timur Indonesia melalui pengembangan potensi budaya unggulan yang dimiliki masing-masing wilayah.

Ribka menyampaikan bahwa Kementerian Dalam Negeri akan segera melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan budaya yang telah digelar di berbagai daerah. Evaluasi tersebut mencakup dampak kegiatan terhadap pemberdayaan masyarakat, pertumbuhan ekonomi kreatif lokal, serta kontribusinya dalam memperkuat identitas budaya daerah.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya kemitraan antara pelaku budaya, UMKM, dan investor lokal sebagai upaya mendorong nilai tambah produk budaya daerah. Kolaborasi tersebut dinilai mampu meningkatkan daya saing sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru berbasis warisan budaya yang terus berkembang.

Forum IPACS tahun ini mengangkat tema “Celebrating Shared Cultures and Community Wisdom” sebagai bentuk penegasan hubungan budaya antara Indonesia dan negara-negara di kawasan Pasifik. Ribka mengharapkan kegiatan tersebut dapat memperluas peran Indonesia dalam pertukaran budaya, khususnya di kawasan timur yang memiliki kedekatan geografis dan kultural dengan negara-negara Pasifik.

"Pameran ini menjadi jembatan diplomasi budaya Indonesia ke kawasan Pasifik," ucap Ribka.

20251114205915_1000231227.jpg

Pada kesempatan yang sama, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan dukungan penuh terhadap penguatan diplomasi budaya antarnegara. Ia menilai kesamaan identitas budaya maritim serta nilai komunal menjadi fondasi yang kuat untuk mempererat kolaborasi lintas negara di kawasan Pasifik.

"Kita disatukan oleh satu visi, yaitu memajukan budaya sebagai kekuatan vital dalam jalinan peradaban dunia," kata Fadli Zon di Kupang.

Setelah sesi pembukaan, para tamu kehormatan mengunjungi sejumlah stan yang menampilkan kekayaan budaya dari provinsi-provinsi di wilayah timur Indonesia. Beragam karya masyarakat lokal juga dipamerkan, termasuk inovasi pembangunan yang berbasis pada kearifan lokal sebagai cerminan keberagaman budaya Nusantara.

Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan Gala Dinner yang dihadiri seluruh delegasi untuk memperkuat komunikasi serta memperluas jejaring kerja sama budaya antarnegara. Acara tersebut menjadi wadah penting bagi para peserta dalam membangun hubungan yang lebih erat di wilayah Pasifik.

Kegiatan IPACS di Kupang juga dihadiri oleh Gubernur NTT Melki Emanuel Melkiades Laka Lena serta Wali Kota Kupang Christian Widodo. Sejumlah delegasi dari negara-negara kawasan Pasifik dan perwakilan dari berbagai kementerian serta lembaga turut hadir untuk membahas agenda strategis di bidang budaya.

Forum ini menjadi momentum penting bagi pemerintah pusat dan daerah untuk semakin menguatkan diplomasi budaya, sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam menjalin hubungan jangka panjang dengan negara-negara Pasifik. Pemerintah berharap melalui berbagai tindak lanjut yang disiapkan, potensi budaya kawasan timur dapat berkembang lebih luas dan menjadi bagian dari kekuatan strategis Indonesia di kancah internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.