Pemkot Jaktim: Biogas Komunal Mampu Cegah Penyakit dari BABS
📅 Jumat, 14 Nov 2025, 12:46 WIB | Oleh: Opik"Kita sudah tekan beberapa kelurahan untuk deklarasi ODF. Orang buang air besar sembarangan itu tidak boleh. Untuk yang tidak punya septic tank, kita buatkan septic tank komunal dengan memanfaatkan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum)," tutur Kusmanto.
Dengan saluran tinja warga yang terhubung ke instalasi biogas, maka lingkungan menjadi lebih higienis, air sungai lebih bersih, dan kasus penyakit berbasis lingkungan dapat ditekan.
Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin menjelaskan sampai dengan saat ini, instalasi biogas yang terdapat di tiga titik telah melayani 439 kepala keluarga (KK) atau sekitar 2.400 jiwa.
Selain itu, program tangki septik komunal tanpa biogas juga terus berjalan dan telah menjangkau hampir 3.000 KK di berbagai wilayah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Dari groundbreaking di Bidara Cina sampai sekarang, sudah hampir 3.000 KK terselesaikan. Ini akan terus berlanjut," kata Munjirin di Pekayon, Jakarta Timur, Kamis (13/11).
Lebih lanjut, dia mengungkapkan pihaknya mampu menekan angka BAB sembarangan menjadi nol persen melalui sistem tangki septik komunal tersebut.
Dalam program itu, limbah dari sistem tersebut diolah menjadi biogas dan disalurkan ke rumah-rumah warga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Munjirin menambahkan keberhasilan itu tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga hasil dari edukasi dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!