Bahan Bakar Bobibos akan Diproduksi Massal Tahun Depan, Sudah Layak Edarkah?
📅 Kamis, 13 Nov 2025, 11:31 WIB | Oleh: Lili LestariAlasan Ilmiah
Secara ilmiah, bahan bakar nabati atau biofuel dapat menjadi alternatif BBM fosil karena keduanya pada dasarnya adalah campuran hidrokarbon yang dapat menyimpan energi kimia. Beberapa jenis biofuel memang memiliki angka oktan yang tinggi sehingga cocok untuk mesin berkompresi tinggi. Namun sifat kimiawi biofuel berbeda dari bensin fosil. Kandungan oksigen pada biofuel, misalnya, dapat mengubah karakteristik pembakaran, korosi bahan bakar, dan kompatibilitas dengan material sistem bahan bakar di kendaraan lama.
Oleh karena itu setiap formulasi baru wajib diuji dari sisi stabilitas penyimpanan, korosi, kompatibilitas karet dan plastik, performa pembakaran, emisi seperti NOx dan partikel, serta dampak pada mesin jangka panjang. Tanpa pengujian lengkap, risiko kerusakan mesin atau peningkatan emisi tertentu tetap ada. Kajian teknis semacam ini biasanya dilakukan oleh laboratorium nasional seperti Lemigas dan lembaga riset independen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!