Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Blake Lively Rugi Rp2,6 Triliun akibat Konflik dan Kampanye Negatif Justin Baldoni

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 15:50 WIB | Oleh:
Blake Lively Rugi Rp2,6 Triliun akibat Konflik dan Kampanye Negatif Justin Baldoni Doc: Getty

LOS ANGELES – Aktris asal Amerika Serikat Blake Lively dikabarkan mengalami kerugian besar mencapai sekitar Rp2,6 triliun akibat konflik hukum dan kampanye negatif yang diduga terkait film It Ends With Us serta perselisihannya dengan aktor dan sutradara Justin Baldoni.

Mengutip laporan NME, angka tersebut tercantum dalam dokumen hukum yang diserahkan tim pengacara Lively menjelang sidang melawan Baldoni yang dijadwalkan berlangsung pada Maret mendatang. Dalam dokumen tersebut, Lively disebut kehilangan potensi pendapatan dari berbagai proyek akting, iklan, dan penampilan publik senilai lebih dari 56 juta dolar AS.

Kerugian itu tidak berhenti pada sektor hiburan. Lively juga dilaporkan kehilangan 49 juta dolar AS dari bisnis kecantikannya, 22 juta dolar AS karena kerusakan citra pribadi, serta 34 juta dolar AS akibat dampak reputasi dari jutaan unggahan negatif di media sosial. Tim hukumnya bahkan berencana menuntut ganti rugi tambahan hingga tiga kali lipat dari nilai tersebut sebagai bentuk hukuman terhadap pihak yang dianggap merugikan.

Konflik antara Lively dan Baldoni bermula pada Desember tahun lalu, ketika Lively menuduh Baldoni melakukan pelecehan seksual dan berusaha menjatuhkan reputasinya di industri hiburan. Tuduhan tersebut dibantah keras oleh Baldoni, yang kemudian menggugat balik Lively, suaminya Ryan Reynolds, serta publisisnya Leslie Sloane dengan tuntutan senilai 400 juta dolar AS, menuduh mereka melakukan upaya pemerasan.

Namun, pada Juni lalu, gugatan balik tersebut ditolak oleh pengadilan. Tak lama setelah itu, Baldoni dilaporkan dipecat oleh agensi bakat yang menaunginya serta dicabut dari penghargaan solidaritas perempuan yang sempat diterimanya.

Kasus hukum ini kemudian berkembang menjadi salah satu sengketa paling disorot di Hollywood tahun ini. Banyak pihak menilai perseteruan keduanya mencerminkan semakin kompleksnya hubungan antara selebritas, media sosial, dan industri hiburan modern, di mana reputasi publik dapat berpengaruh langsung terhadap karier dan nilai ekonomi seseorang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...

Brantas Geng Kriminal, Peru Nyatakan Darurat Penjara

46 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Brantas Geng Kriminal, Peru...
Daerah
Erupsi Anak Krakatau: Banda...
Advertisement
Erupsi 25 Jam Berakhir! PVMBG: Anak Krakatau Masih Berbahaya, Status Siaga Masih Berlaku

Erupsi 25 Jam Berakhir! PVMBG: Anak Krakatau Masih Berbahaya, Status Siaga Masih Berlaku

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.