Pasca Ledakan, Siswa SMAN 72 Belajar Daring, Pemprov DKI Siapkan Pemulihan Psikologis
📅 Senin, 10 Nov 2025, 08:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Beritajakarta
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan pembelajaran daring dan pemulihan psikologis bagi siswa SMAN 72 Jakarta sebagai bentuk perhatian dan pendampingan bagi korban pasca-insiden ledakan.
Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Iin Mutmainnah mengatakan, pihaknya akan memberikan dukungan psikologis selama masa pemulihan, termasuk saat pembelajaran jarak jauh (PJJ) berlangsung.
Selain itu, armada mobil Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) juga telah dihadirkan di lingkungan sekolah untuk memberikan dukungan psikis kepada siswa, guru, serta keluarga terdampak termasuk kepada warga sekitar yang memerlukan konseling secara gratis.
Kami akan menyiapkan dukungan psikolog untuk mendampingi anak-anak selama PJJ dan proses pemulihan di sekolah,” ujarnya, seperti dikutip melalui keterangan tertulis, Minggu (9/11).
Iin mengungkapkan, Dinas Kesehatan DKI juga telah menyiapkan jadwal pendampingan klinis serta menurunkan tenaga medis bagi korban yang masih memerlukan perawatan lanjutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pemprov DKI Jakarta juga berkoordinasi dengan Mabes Polri dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk memastikan ketersediaan tenaga psikolog guna mendampingi proses pemulihan para korban secara menyeluruh," ungkapnya.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana menjelaskan, di areal SMAN 72 hingga hari ini masih dalam proses pengamanan dan sterilisasi pihak kepolisian.
Untuk itu, pihaknya menerapkan pembelajaran secara daring yang mulai diberlakukan,Senin (10/11) besok, hingga nanti dinyatakan gedung sekolah dapat dipergunakan kembali.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pembelajaran difokuskan pada proses pemulihan dan persiapan mental siswa sebelum kembali ke sekolah. Pembelajaran di kelas nantinya akan diisi wali kelas dan psikolog dengan pembelajaran yang dikemas dengan memberikan ruang interaksi lebih dekat, seperti olahraga dan seni, agar siswa - siswi SMAN 72 pulih dan kembali merasa aman,” jelasnya.
Sebelum kegiatan belajar dimulai, lanjut Nahdiana, orang tua siswa akan diundang untuk memberikan pemahaman seputar langkah-langkah pemulihan yang dilakukan bersama pihak sekolah, psikolog, serta unsur wilayah setempat.
"Saat ini, para petugas dari Dinas Kesehatan dan Dinas PPAPP telah berjaga di lokasi untuk memastikan pendampingan berjalan baik," pungkasnya.
Sekadar diketahu tercatat 30 korban hingga saat ini masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit yakni 14 orang di Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih, 15 orang di RS Yarsi, dan satu di RS Pertamina Jaya.
Pemprov DKI memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis terbaik serta pemantauan kondisi secara berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!