Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri LH Minta Delegasi Indonesia Perjuangkan Target Pengurangan Emisi di COP30

📅 Senin, 10 Nov 2025, 09:35 WIB | Oleh:
Menteri LH Minta Delegasi Indonesia Perjuangkan Target Pengurangan Emisi di COP30 Doc: KemenLH
Ket. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (tengah) saat wawancara di sela-sela acara Belém Leader Summit, di Belém, Brasil, Jumat (7/11/2025)

BELEM - Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq meminta delegasi Indonesia untuk memperjuangkan target pengurangan emisi Indonesia dan mampu menarik banyak investor terkait perdagangan karbon dalam negeri selama berlangsungnya Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-bangsa ke-30 (COP30).

"Kita memiliki 130-an negosiator yang akan berjuang di 13 agenda besar, di ruang-ruang adu diplomasi untuk merumuskan aksi iklim," kata Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq di Belém, Brasil, Minggu (9/11) waktu setempat.  

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah menargetkan transaksi senilai Rp16 triliun dari perdagangan karbon dengan mutu tinggi di semua sektor selama berlangsungnya konferensi tingkat tinggi (KTT) iklim tersebut. 

Perdagangan karbon ini diprioritaskan pada sektor alam maupun sektor energi dan industri.

"Terutama di sektor alam, yaitu sektor forestry dan ocean. Kemudian di sektor tech-based dari sektor energi dan industri. Jadi dua sektor itu kita harapkan berkontribusi sampai di angka 90 juta ton CO2 dengan nilai transaksi kami perkirakan sampai Rp16 triliun," kata Hanif Faisol Nurofiq.

Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-30 (COP30) akan berlangsung mulai 10 November hingga 21 November 2025 di Belém, Brasil.

Selama COP30, Indonesia akan membuka Pavilion Indonesia sebagai ruang pameran Indonesia.  

Di Pavilion Indonesia ini, akan diadakan sesi Seller Meet Buyer (SMB) selama satu jam setiap hari selama COP30 berlangsung.

Sesi SMB akan mempertemukan calon penjual dan calon pembeli karbon.

"Jadi di dalam prime time-nya kita menyiapkan kegiatan terkait dengan seller meet buyer. Ini diharapkan akan bisa mendulang potensi 90 juta ton CO2 sampai berakhirnya COP ini," kata Hanif Faisol Nurofiq.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Menanti Data Inflasi AS, 25 Juni 2026

13 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Menanti Data Inflasi AS, 25...
Nasional
UI Paparkan Pembangunan Kot...
Nasional
Ziarah makam pahlawan di Su...

Gadai emas menjelang tahun ajaran baru

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Gadai emas menjelang tahun ...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 7
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.