Kondisi Mulai Sadar! Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Dipindahkan ke RS Polri
📅 Senin, 10 Nov 2025, 17:40 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Ilham Kausar
JAKARTA - Polda Metro Jaya memindahkan terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta dari Rumah Sakit Islam Jakarta ke RS Polri guna memudahkan proses pendalaman informasi.
Polisi menyebut kondisi pelaku telah sadar dan akan mendapat penanganan medis sekaligus psikis sesuai prosedur anak di bawah umur.
"Memudahkan juga penyidik untuk bisa mendalami informasi, karena yang bersangkutan sudah dalam kondisi sadar, apabila dalam perkembangan kondisi kesehatan semakin baik, itu akan lebih memudahkan penyidik untuk meminta keterangan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Jakarta, Senin.
Selain itu Budi juga menyebutkan pihaknya sudah membentuk tim terpadu untuk menangani tidak hanya medis tetapi juga psikis yang bersangkutan.
Kemudian, terduga pelaku ledakan ini adalah anak berhadapan dengan hukum yang masih di bawah 18 tahun, sehingga ada perlindungan khusus di dalam aturan perundang-undangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita harus menjaga identitas, ada perlakuan khusus terhadap anak tersebut, makanya kami juga mengimbau untuk kita bersama-sama tidak menuliskan, nama asli dari orang yang kita maksud," kata Budi.
Kemudian terkait latar belakang keluarga dari terduga pelaku ledakan, Budi menyebutkan merupakan dari sipil atau swasta.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti menyatakan terduga pelaku peledakan di SMAN 72 Jakarta sudah dipindahkan dari Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) ke RS Polri.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Terduga pelaku sudah tidak di sini. Jadi, sudah dipindahkan di Rumah Sakit Polri sehingga kami harus koordinasi dengan Kapolri untuk bertemu,” kata dia usai menjenguk korban ledakan SMAN 72 Jakarta, di Rumah Sakit Islam Jakarta, Cempaka Putih, Jakarta, Minggu (9/11).
Ia mengatakan terduga pelaku yang dipindahkan satu orang dan dirinya sudah masuk kamar rawat inap lalu dipindahkan ke RS Polri.
“Sekarang otoritas terhadap terduga pelaku ini ada di kepolisian dan kami sekarang fokus pemulihan mental korban,” kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!