Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Pahlawan Adalah Momen Refleksi Pengabdian dalam Mewujudkan Masyarakat Indonesia Sehat

📅 Senin, 10 Nov 2025, 22:35 WIB | Oleh:
Hari Pahlawan Adalah Momen Refleksi Pengabdian dalam Mewujudkan Masyarakat Indonesia Sehat Doc: Antara

Jakarta - Kementerian Kesehatan menyatakan Hari Pahlawan adalah momen untuk refleksi tentang pengabdian tanpa pamrih dalam mewujudkan masyarakat sehat di seluruh Indonesia, sekaligus mengapresiasi seluruh tenaga kesehatan dan tenaga medis atas perjuangannya selama ini.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Aji Muhawarman di Jakarta, Senin, mengatakan Hari Pahlawan mengingatkan bahwa perjuangan menjaga bangsa tidak hanya di medan perang, tetapi juga di sektor kesehatan.

Di sektor kesehatan, katanya, perjuangan itu hadir dalam bentuk kerja untuk melindungi masyarakat, menurunkan beban penyakit, dan memastikan setiap warga mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas.

Aji mengatakan bahwa para pahlawan mengajarkan keteguhan, keberanian mengambil risiko demi kepentingan orang banyak, dan kesediaan bekerja dalam keterbatasan. Nilai-nilai itu relevan bagi tenaga kesehatan.

"Tetap profesional dalam berbagai situasi, memberikan pelayanan dengan empati, serta berkomitmen pada keselamatan pasien meski kondisi lapangan tidak selalu mudah," katanya.

Dia mencontohkan, dalam situasi krisis kesehatan semangat kepahlawanan diwujudkan melalui kecepatan dalam merespons, bekerja dengan para mitra, dan kesiapsiagaan melayani.

"Tenaga kesehatan turun ke lokasi terdampak, membuka layanan darurat, melakukan surveilans, memastikan masyarakat tetap terlindungi, sehat jasmani dan mental," katanya.

Namun demikian, kata dia, pahlawan kesehatan masa kini, yakni tenaga kesehatan, masih menghadapi berbagai tantangan. Sejumlah tantangan itu meliputi aspek geografis Indonesia, sarana prasarana yang menyulitkan akses ke fasyankes, beban kerja yang tinggi di beberapa wilayah.

Selain itu, keterbatasan sarana di wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T), disinformasi kesehatan, tuntutan masyarakat yang semakin besar dan perilaku masyarakat yang masih belum sadar hidup sehat.

Oleh karena itu, Kemenkes memperkuat dukungan melalui kesempatan untuk meningkatkan kompetensi para tenaga kesehatan, distribusi tenaga kesehatan yang lebih merata, pemberian insentif, penyediaan alat kesehatan dan fasilitas yang dibutuhkan di fasyankes agar mereka dapat bekerja dengan nyaman dalam melayani masyarakat.

Masyarakat dapat berkontribusi menjadi pahlawan kesehatan bagi diri sendiri dan lingkungannya, kata dia, dengan cara menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, melakukan skrining kesehatan dengan CKG, menjaga kesehatan lingkungannya dan mengajak keluarga dan sekitarnya untuk melakukan gaya hidup sehat.

"Mari menjadikan semangat Hari Pahlawan sebagai dorongan untuk memperkuat ketahanan kesehatan bangsa. Mulailah dari diri sendiri: rajin aktivitas fisik, makan bergizi, periksa kesehatan, dan jaga kebersihan lingkungan," katanya.

Aji menilai langkah-langkah sederhana itu dapat turut memastikan generasi mendatang tumbuh lebih sehat dan kuat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.