Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

69.000 Siswa Dikenalkan Soal APBN Melalui Program Kemenkeu Mengajar

📅 Senin, 10 Nov 2025, 17:54 WIB | Oleh:
69.000 Siswa Dikenalkan Soal APBN Melalui Program Kemenkeu Mengajar Doc: ist
Ket. pengenalan apbn

JAKARTA – Sekitar 69.000 pelajar SD, SMP, dan SMA sederajad mulai dikenalkan apa itu APBN. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berbagi pengalaman dan berdiskusi dengan siswa soal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam kegiatan “Kemenkeu Mengajar 10” untuk membantu siswa memahami konteks peran pemerintah dalam perekonomian.

“Sehingga mereka tidak sekadar mengkritik, tetapi juga mengerti konteksnya,” kata Purbaya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin. Dalam kesempatan itu, Purbaya menyoroti bahwa APBN bukan hanya angka di atas kertas, melainkan wujud gotong royong seluruh rakyat untuk membangun negeri.

APBN merupakan instrumen fiskal yang memfasilitasi kehadiran pendidikan, kesehatan, pangan, energi, infrastruktur, hingga perlindungan sosial bagi masyarakat. Dalam konteks pelajar, APBN perlu dijaga untuk bisa mendukung anak-anak yang merupakan masa depan bangsa. “Saya senang sekali karena mereka sangat kreatif dan aktif berdiskusi di kelas. Ini menunjukkan bahwa generasi muda kita memiliki potensi yang luar biasa,” tambah Purbaya.

Kemenkeu Mengajar merupakan program kerelawanan yang telah berjalan selama satu dekade. Pada tahun ini, jumlah pegawai Kemenkeu yang berpartisipasi dalam program melampaui 7.000 orang, berasal dari pegawai Kemenkeu, pegawai perusahaan special mission vehicle (SMV), dan mahasiswa Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN.

Kemenkeu Mengajar 10 menjangkau sekitar 69 ribu siswa Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), termasuk Sekolah Luar Biasa (SLB), dan Sekolah Rakyat (SR) di 267 sekolah, baik di Indonesia maupun Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN).

Para pejabat tinggi Kemenkeu mengajar di tempat yang terpisah. Purbaya mengajar di SMAN 3 Jakarta bersama sejumlah pejabat lain. Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan I Suahasil Nazara mengajar di Sekolah Rakyat MA 33 Tangerang Selatan. Sedangkan Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono hadir di SMAN 6 Jakarta bersama Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Kacaribu. Selain itu, jajaran pejabat eselon I lainnya juga turut berpartisipasi mengajar di berbagai daerah.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Astera Primanto Bhakti mengajar di SMAN 2 Kediri. Kemudian, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban, Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Masyita Crystallin, serta Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak Yon Arsal hadir di SMAN 34 Jakarta.

Di tempat lain, Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Askolani mengajar di SMPN 3 Palembang, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto hadir di Labschool Jakarta, Direktur Jenderal Anggaran Luky Alfirman mengajar di SMPN 29 Jakarta, dan Kepala Lembaga Nasional Single Window (LNSW) Oza Olavia hadir di SMAN 5 Tangerang.

Distribusi pejabat eselon I pada sekolah di berbagai daerah bertujuan untuk memberikan pelajaran tentang pengelolaan keuangan negara sekaligus cinta tanah air kepada siswa. Langkah ini juga menunjukkan bahwa pengelolaan UangKita adalah tanggung jawab bersama seluruh rakyat Indonesia.

Menkeu menambahkan sepuluh tahun Kemenkeu Mengajar merupakan perjalanan pengabdian besar dengan semangat belajar dan berbagi nilai integritas. Kegiatan ini juga membangun keyakinan bahwa masa depan Indonesia akan makin kuat bila seluruh lapisan masyarakat mengenali dan menjaga UangKita dengan penuh tanggung jawab.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Olahraga
Jonatan Christie Masih Sela...

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
80 Perusahaan Bekerja Sama ...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.