Tornado Hantam Brasil Selatan, 6 Orang Tewas, Ratusan Luka-luka
📅 Minggu, 09 Nov 2025, 10:15 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AP/Pemerintah Parana
RIO BONITO DO IGUACU - Sebuah tornado menewaskan sedikitnya enam orang dan melukai sekitar 750 orang serta menghancurkan sebagian besar kota di Brasil selatan, kata pihak berwenang, Sabtu (8/11).
Tornado pada Jumat (7/11) malam membalikkan mobil seperti mainan dan menghancurkan bangunan di Rio Bonito do Iguacu, sebuah kota berpenduduk 14.000 orang di negara bagian Parana, kata para pejabat.
Badai hanya berlangsung beberapa menit, tapi menerjang kota dengan angin kencang yang berputar-putar hingga kecepatan 250 km per jam (155 mil per jam). Foto udara menunjukkan sebagian besar kota hancur, bangunan-bangunan hancur dan puing-puing di mana-mana.
Pada hari Sabtu, warga yang trauma memilah-milah puing-puing rumah mereka sambil mencoba menyelamatkan beberapa barang berharga.
Nereu Sabadini sedang bekerja di luar kota ketika tornado melanda.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya tiba di rumah dan mendapati diri saya tanpa atap di atas kepala," kata pria berusia 51 tahun itu kepada AFP. "Saya tunawisma dan membangun kembali rumah akan membutuhkan waktu."
Pihak berwenang mengatakan 90 persen kota mengalami kerusakan.
"Semuanya hancur. Kota, rumah, sekolah hancur. Apa jadinya kita?" kata Roselei Dalcandon sambil berdiri di dekat tumpukan puing yang dulunya tokonya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tornado tersebut menewaskan sedikitnya enam orang, kata pemerintah negara bagian Parana. Petugas pemadam kebakaran dan tenaga medis merawat 750 orang yang terluka, termasuk sembilan orang yang mengalami luka parah.
Satu orang hilang tetapi jumlahnya dapat bertambah seiring upaya penyelamatan yang terus berlanjut.
Tim penyelamat menyisir tumpukan puing untuk mencari korban selamat atau jenazah. Sebuah tempat perlindungan didirikan di kota terdekat.
"Ini adalah lokasi perang," ujar Fernando Schunig, kepala badan Pertahanan Sipil Parana, kepada media berita G1.
Ia mengatakan kemungkinan akan ada lebih banyak korban jiwa karena tornado tersebut menghantam pusat kota.
"Ketika peristiwa semacam ini melanda wilayah perkotaan, kerusakannya sangat besar. Sangat mematikan," kata Schunig.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!