Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Papua Barat Daya Targetkan MBG 100% dari Produksi Lokal Sorong

📅 Jumat, 10 Okt 2025, 04:00 WIB | Oleh:
Papua Barat Daya Targetkan MBG 100% dari Produksi Lokal Sorong Doc: ANTARA/Harianto
Ket. Gubernur Papua Barat Daya (PBD) Elisa Kambu menjawab pertanyaan awak media di Kantor Kementerian Pertanian Jakarta, Kamis (9/10).

JAKARTA - Gubernur Papua Barat Daya (PBD) Elisa Kambu menggandeng Kementerian Pertanian untuk memperkuat produksi pangan lokal agar kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sorong Raya dapat terpenuhi. Fokus utama adalah padi dan hortikultura, sekaligus memberdayakan petani dan peternak lokal, sehingga program ini tak hanya memberi manfaat gizi bagi anak sekolah, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah.

"Juga di pertanian khusus untuk hortikultura. Ini kita sedang upayakan supaya kebutuhan untuk MBG itu kalau bisa dari Sorong sendiri," kata Elisa Kambu seusai bertemu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Kamis.

Ia memastikan kesiapan daerah dalam mendukung pelaksanaan program MBG dengan menjamin pasokan bahan pangan pokok yang stabil dan berkualitas bagi seluruh pelajar di wilayahnya

Hanya saja, dia menjelaskan meskipun ketersediaan bahan pangan untuk program MBG tetap aman, namun sebagian besar pasokan beras dan daging sapi masih didatangkan dari luar daerah melalui jaringan distribusi regional.

Sementara untuk komoditas ikan, ayam, telur, dan buah, produksi lokal terus ditingkatkan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar Papua Barat Daya.

Gubernur menekankan program itu diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah dengan melibatkan petani dan peternak lokal sebagai penyedia utama bahan pangan bagi kebutuhan MBG di wilayah Sorong Raya dan sekitarnya.

"Ini kita sedang upayakan supaya kebutuhan untuk MBG itu kalau bisa dari Sorong sendiri. Dari Sorong Raya atau Provinsi Papua Barat Daya, Dari wilayah itu. Dengan maksud kalau itu terjadi maka ekonomi di situ juga akan hidup," terangnya.

Elisa Kambu menyebutkan saat ini pelaksanaan MBG telah berjalan di beberapa titik, antara lain di Kota Sorong, Raja Ampat, Sorong Selatan, serta Kabupaten Sorong, dan akan diperluas ke daerah lain secara bertahap.

Pemerintah provinsi terus mempersiapkan berbagai fasilitas pendukung dan koordinasi dengan pemerintah pusat agar program berjalan optimal serta memberikan manfaat langsung bagi anak-anak di daerah terpencil.

Dengan penambahan luas tanam dan penguatan hortikultura lokal, Papua Barat Daya menargetkan seluruh kebutuhan pangan MBG dapat dipenuhi dari produksi daerah sendiri secara berkelanjutan.

Gubernur menegaskan kolaborasi antar daerah dan dukungan pemerintah pusat menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem pangan yang tangguh, adil, dan menyejahterakan seluruh masyarakat Papua Barat Daya.

"Fokus pertama itu padi. Fokus padi. Kita harapkan padi tetap menjadi yang utama. Tapi hortikultura yang lain juga tetap karena itu akan mendukung. Ya itu sayur, cabai. Kalau perkebunan itu sudah lumayan di sana," kata Elisa Kambu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.