Presiden Afrika Selatan Serukan Solidaritas bagi Madagaskar
📅 Minggu, 09 Nov 2025, 17:10 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
LUSAKA - Komunitas Pembangunan Afrika Selatan (SADC) menyerukan solidaritas dan kerja sama regional untuk menanggapi krisis politik di Madagaskar pasca pengambilalihan pemerintah oleh militer.
Presiden Afrika Selatan dan Wakil Ketua SADC, Cyril Ramaphosa, dalam KTT virtual kepala negara dan pemerintahan, Jumat (7/11), mengajak para pemimpin “mengambil langkah tegas menghadapi tantangan yang dihadapi negara anggota.”
“Masa depan Afrika Selatan bergantung pada kemampuan negara-negara bekerja sama untuk menemukan solusi kolektif yang menjunjung perdamaian dan stabilitas,” ujar Ramaphosa.
Presiden sementara Madagaskar, Kolonel Micheal Randrianirina, dilantik bulan lalu setelah Presiden Andry Rajoelina meninggalkan negara itu.
Rajoelina menyebut kepergiannya akibat dugaan upaya pembunuhan terkait protes anti-pemerintah selama sebulan, yang menyoroti krisis air dan listrik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ramaphosa menyampaikan doa bagi korban luka dalam protes di negara kepulauan Samudra Hindia itu.
Sementara itu, Sekretaris Eksekutif SADC Elias Magosi menekankan pentingnya persatuan, perdamaian, dan stabilitas di seluruh kawasan.
Dalam KTT tersebut, Ramaphosa juga dipastikan akan menjabat sebagai Ketua SADC hingga Agustus 2026, posisi yang akan membimbing arah kebijakan dan kerja sama regional selama masa jabatannya. Ant/Anadolu
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!