Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Mati Mesin, Dua Nelayan Terombang-ambing di Perairan Pulau Rondo Aceh

📅 Minggu, 09 Nov 2025, 15:32 WIB | Oleh:
Kapal Mati Mesin, Dua Nelayan Terombang-ambing di Perairan Pulau Rondo Aceh Doc: ANTARA/HO-Humas Basarnas Banda Aceh
Ket. Tim SAR mengevakuasi nelayan yang perahunya mengalami mati mesin di perairan Pulau Rondo, Aceh, Minggu (9/11).

Banda Aceh -- Tim Basarnas Banda Aceh mengevakuasi dua nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat mesin perahu motor mereka mati di perairan Pulau Rondo, Kota Sabang, Provinsi Aceh.

Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain, di Banda Aceh, Minggu, mengatakan kedua nelayan tersebut dievakuasi dalam kondisi selamat setelah sempat dilakukan pencarian beberapa jam lamanya.

"Keduanya ditemukan selamat dalam keadaan perahu mereka terombang-ambing di sekitar perairan Pulau Rondo yang tidak jauh dari Pulau Weh, Kota Sabang," katanya.

Kedua nelayan yang dievakuasi tersebut yakni M Yasin, berusia 50 tahun dan Jimmi, berusia 40 tahun. Kedua nelayan tersebut berasal dari Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.

Ibnu Harris Al Hussain mengatakan evakuasi berawal ketika kedua korban mencari ikan di perairan ujung barat Indonesia tersebut pada Sabtu (8/11) pukul 22.30 WIB. Tiba-tiba, mesin perahu motor mereka mati.

Kedua nelayan tersebut, kata dia, menghubungi rekan mereka di darat melaporkan kejadian yang mereka alami. Selanjutnya, rekan korban melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencairan dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh.

Kantor Pencairan dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh menindaklanjuti laporan tersebut dengan memberangkatkan lima personel mengevakuasi korban. Personel SAR diberangkatkan menggunakan perahu RIB pada Minggu (9/11) pukul 00.15 WIB.

"Sejam kemudian, tim tiba di titik terakhir korban berada. Selanjutnya, tim SAR mencari korban di sekitar perairan tersebut. Kedua korban akhirnya ditemukan pada pukul 03.35 WIB," katanya.

Kemudian, kata dia, tim SAR mengevakuasi korban bersama perahu motor ke Pelabuhan Balohan, Kota Sabang. Evakuasi turut didampingi sejumlah nelayan lainnya.

"Selain tim Basarnas Banda Aceh, evakuasi tersebut turut melibatkan personel Pos SAR Sabang dan nelayan setempat. Dengan berakhirnya evakuasi tersebut, personel yang terlibat dikembalikan pos masing-masing," kata Ibnu Harris Al Hussain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.