Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polres Pasaman Barat Siagakan Personel di SPBU untuk Atasi Kemacetan Saat Pengisian BBM

📅 Sabtu, 08 Nov 2025, 07:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polres Pasaman Barat Siagakan Personel di SPBU untuk Atasi Kemacetan Saat Pengisian BBM Doc: Humas Polres Pasaman Barat.
Ket. Sejumlah personel Polres Pasaman Barat saat mengatur arus lalu lintas di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengurai kemacetan kendaraan saat pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM), Jumat (7/11/2025)

Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) menyiagakan personel di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk mengurai kemacetan kendaraan saat pengisian bahan bakar minyak (BBM), Jumat.

"Penempatan personel ini untuk mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan dan kecelakaan," kata Kepala Polres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto di Simpang Empat, Jumat.

Dia menjelaskan dengan posisi SPBU berada di pinggir jalan lintas utama dan jalur keramaian maka penempatan personel dibutuhkan agar tidak mengganggu pengendara yang melalui jalan itu.

"Sejumlah SPBU berada di jalur pusat keramaian masyarakat, sehingga kebutuhan BBM bersubsidi jenis Pertalite maupun Bio Solar terus mengalami peningkatan," ujarnya.

Dia menyebutkan Polres Pasaman Barat hadir dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk memastikan pendistribusian BBM bersubsidi berjalan dengan lancar tanpa mengganggu arus lalu lintas.

"Kami hadir di tengah masyarakat untuk menjaga situasi agar tetap kondusif, terutama di sejumlah titik rawan kemacetan yang mengalami peningkatan jumlah kendaraan bermotor,” katanya.

Dia menjelaskan pengamanan juga melibatkan personel dari polsek jajaran, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dan Satuan Samapta Polres Pasaman Barat.

Petugas disiagakan di sejumlah SPBU Batang Toman, Kecamatan Pasaman, SPBU Base Camp, Kecamatan Kinali, dan SPBU Ranah Salido, Kecamatan Lembah Melintang serta SPBU Muaro Kiawai.

"Berdasarkan laporan petugas di lapangan, situasi di sejumlah SPBU terdapat aman, terkendali dan kondusif dalam pendistribusian BBM bersubsidi kepada masyarakat," katanya.

Dia menegaskan pihak SPBU maupun masyarakat yang melakukan pengisian BBM bersubsidi harus sesuai dengan ketentuan serta regulasi, seperti kode barcode dan nomor polisi harus sesuai dengan kendaraan yang dimiliki.

"Pendistribusian BBM kepada masyarakat harus sesuai dengan kode barcode dan nomor polisi kendaraan, sebagai upaya mengantisipasi penyalahgunaan BBM bersubsidi," katanya.

Dia mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tertib dan mematuhi peraturan selama melakukan antrean pengisian BBM di setiap SPBU agar situasi keamanan ketertiban masyarakat kondusif.

"Jika ditemukan adanya praktik penyalahgunaan dalam pendistribusian BBM bersubsidi, kita akan menindak sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.