Gubernur Jakarta Pramono Anung: Pembangunan RTH di Jakarta Bisa Libatkan Swasta Melalui CSR
📅 Jumat, 07 Nov 2025, 14:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengizinkan wali kota dan bupati melakukan kerja sama dengan pihak swasta dalam memanfaatkan program tanggung jawab sosial (CSR) untuk membangun ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah masing-masing.
"Karena dengan partisipasi publik yang luar biasa dan taman-taman sekarang ini walaupun kecil-kecil dibuat menjadi lebih hijau menunjukkan ruang terbuka hijau kita secara signifikan pasti akan mengalami perubahan (jumlahnya bertambah)," kata Pramono di Jakarta, Jumat.
Pramono saat menghadiri Panen Raya Serentak Jagung Pulut dan Komoditas Sayur lainnya di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan secara khusus berpesan kepada Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar agar lahan untuk pertanian perkotaan (urban farming) seluas satu hektare milik Kelompok Tani Kebun Berseri Perumahan Bukit Mas, Pesanggrahan dipertahankan agar tak beralih fungsi.
Dia bahkan bersedia mengeluarkan peraturan gubernur (pergub) untuk mempertahankan lahan tersebut sebagai ruang hijau.
"Lahan yang satu hektare ini tidak boleh diubah, tetap dipertahankan kalau perlu dibuatkan pergub untuk dipertahankan supaya masyarakat bisa menikmati tempat yang seperti ini di Jakarta Selatan," ujar Pramono.
Menurut pria yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Kabinet (Seskab) pada tahun 2015-2024 ini, walaupun Jakarta memiliki tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, namun masyarakatnya menerapkan urban farming.
Keberhasilan urban farming dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, kelompok tani, dan dunia pendidikan terus diperkuat.
"Yang seperti ini (urban farming) harus dipertahankan. Saya yakin masyarakat penduduk yang ada di sini pasti juga akan mendukung apa yang menjadi keputusan kita," kata dia.
Adapun hasil Panen Raya Serentak di Jakarta Selatan kali ini meliputi 1,22 ton jagung pulut, 3,6 ton komoditas sayur, dan 579 kilogram ikan konsumsi.
Pramono berharap kegiatan panen raya ini dapat menginspirasi daerah-daerah lain.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M. Anwar, menyampaikan, kegiatan panen raya ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat ketahanan pangan perkotaan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat melalui kegiatan urban farming.
"Selain memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, kegiatan ini juga bertujuan mendukung pencegahan stunting, meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian, dan mempererat kebersamaan antarwarga," katanya.
Sementara itu, data Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, hingga 2023, luas RTH di Jakarta mencapai 33,34 juta meter persegi (m2) atau 5,2 persen dari total luas wilayah Jakarta.
Angka itu masih jauh dari target ideal 30 persen sesuai Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!