Renovasi Museum Louvre yang Diusulkan Macron Dinilai Boros dan Berisiko
📅 Kamis, 06 Nov 2025, 20:15 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh"Louvre bukan hanya ikon, tetapi warisan sejarah yang harus dijaga keasliannya," ujar seorang kurator museum pribumi.
Politisi oposisi memanfaatkan laporan tersebut untuk mengkritik rencana kebudayaan Macron. Mereka menyebut proyek ini hanya untuk warisan politik sang presiden tanpa memerhatikan kondisi ekonomi rakyat.
Sementara itu, pendukung Macron menilai bahwa investasi di sektor budaya akan memberikan dampak ekonomi positif jangka panjang. Industri pariwisata Prancis dinilai dapat meningkat signifikan jika Louvre semakin menarik dan modern.
Pemerintah Prancis belum memberikan komentar lebih jauh mengenai kritik auditor tersebut. Namun mereka menyatakan akan memerhatikan rekomendasi agar proyek tetap bertanggung jawab secara finansial.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Segala keputusan akan diambil melalui proses yang matang dan mempertimbangkan berbagai risiko," imbuh pejabat Kementerian Kebudayaan Prancis.
Museum Louvre telah mengalami beberapa pembaruan besar sebelumnya termasuk pembangunan piramida kaca yang ikonik pada 1980-an. Namun proyek baru ini diprediksi jauh lebih kompleks dan membutuhkan koordinasi nasional.
Pengunjung lokal dan internasional berharap renovasi dapat memberikan kenyamanan lebih tanpa menghilangkan nuansa historis museum. Mereka juga ingin biaya tiket tetap terjangkau bagi semua kalangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jika proyek ini berjalan sesuai rencana, Louvre akan memiliki fasilitas baru yang dapat menampung lebih banyak pengunjung. Teknologi modern akan disematkan untuk memberikan pengalaman digital yang lebih interaktif.
Namun hingga kini, perdebatan mengenai pendanaan masih menjadi isu utama yang belum terselesaikan. Pemerintah harus menentukan apakah proyek tersebut layak untuk dilaksanakan dalam kondisi ekonomi saat ini.
Keputusan akhir mengenai kelanjutan proyek diprediksi akan diumumkan setelah evaluasi lanjut bersama auditor publik. Dunia internasional turut menantikan apakah Prancis akan berani mengambil langkah besar untuk museum terbesarnya itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!