Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IHSG Hari Ini Menguat, Pasar Modal Rayakan Optimisme Ekonomi Akhir Tahun

📅 Kamis, 06 Nov 2025, 18:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Menguat, Pasar Modal Rayakan Optimisme Ekonomi Akhir Tahun Doc: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak A
Ket. Pengunjung melihat layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik, mencerminkan meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia menjelang akhir 2025.

Sentimen positif ini ditopang oleh ekspektasi pemulihan konsumsi domestik, stabilitas inflasi, serta kebijakan fiskal dan moneter yang lebih terarah untuk mendorong pertumbuhan.

Selain itu, arus masuk modal asing juga menunjukkan kepercayaan terhadap stabilitas makroekonomi nasional. Pergerakan IHSG yang menguat menjadi sinyal bahwa pasar modal merespons positif arah kebijakan ekonomi pemerintah dan prospek pertumbuhan yang lebih solid di tahun mendatang.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (6/11) sore ditutup menguat 18,55 atau 0,22 persen ke posisi 8.337,06 seiring optimisme membaiknya perekonomian dalam negeri pada kuartal IV-2025.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,76 poin atau 0,09 persen ke posisi 847,65.

“Optimisme akan membaiknya ekonomi domestik di kuartal IV-2025, serta adanya pengumuman review kuartalan indeks MSCI, dimana beberapa saham berhasil masuk dalam perhitungan indeks MSCI, telah menjadi faktor positif pada perdagangan Kamis," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajianya Jakarta.

Dari dalam negeri, selanjutnya, pelaku pasar akan menantikan data cadangan devisa Indonesia periode Oktober 2025 pada Jumat (7/11).

Data tersebut akan diperhatikan di tengah depresiasi kurs Rupiah, dan setelah bulan lalu cadangan devisa turun pada level terendah sejak Juli 2024, akibat adanya pembayaran utang luar negeri pemerintah dan stabilisasi rupiah oleh Bank Indonesia (BI).

Dari kawasan Asia, akan dirilis data ekspor impor China, yang diperkirakan ekspor bulan Oktober 2025 tumbuh 7,3 persen year on year (yoy) dari 8,3 persen (yoy) pada September 2025.

Impor diperkirakan tumbuh 7 persen (yoy) dari sebelumnya 7,4 persen (yoy) di September 2025. Sedangkan, dari AS akan dirilis Michigan Consumer Sentiment Preliminary bulan November 2025, yang diperkirakan di level 53,2 dari sebelumnya 53,6 di Oktober 2025.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor menguat yaitu dipimpin sektor industri yang naik sebesar 2,16 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor transportasi & logistik yang masing-masing naik sebesar 1,86 persen dan 1,21 persen.

Sedangkan tiga sektor melemah yaitu sektor barang konsumen primer yang turun paling dalam sebesar 0,77 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor kesehatan yang turun sebesar 0,67 persen dan 0,09 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu LABA, UNTD, NIRO, PJHB, dan DFAM. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BABY, ATIC, PTSP, BAPA, dan KICI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.