Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rencana Kenaikan Tarif Transjakarta Picu Kekhawatiran Masyarakat Berpenghasilan Rendah

📅 Rabu, 05 Nov 2025, 20:10 WIB | Oleh:
Rencana Kenaikan Tarif Transjakarta Picu Kekhawatiran Masyarakat Berpenghasilan Rendah Doc: ANTARA/Khaerul Izan
Ket. Ilustrasi - Sejumlah penumpang saat turun dari bus Transjakarta di Halte Balaikota Jakarta.

JAKARTA - DPRD DKI Jakarta mendorong agar kenaikan tarif Transjakarta tidak lebih dari Rp2.000 untuk meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). 

Saat ini Pemprov DKI masih mengkaji penyesuaian tarif, menyusul pengurangan subsidi transportasi sebesar Rp500 miliar.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zulkifli mengharapkan rencana kenaikan tarif Transjakarta tidak lebih dari Rp2.000 agar MBR tidak keberatan.

"Saya pribadi berharap tarif jangan naik dahulu. Tapi kalau pun naik kisaran Rp1.000 atau Rp2.000 saja," kata Taufik di Jakarta, Rabu.

Taufik mengatakan bahwa kenaikan tarif Transjakarta memang sedang di kaji oleh Pemprov DKI Jakarta lantaran adanya pengurangan subsidi tranportasi sebesar Rp500 miliar imbas pemotongan dana bagi hasil (DBH).

Komisi B DPRD DKI Jakarta sudah bersepakat agar sebelum memutuskan menaikkan tarif, harus ada kajian matang dahulu tentang kemampuan dan kemauan bayar masyarakat.

Total subsidi yang dikeluarkan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk transportasi umum mulai dari Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai Rp6 triliun sebelum ada pengurangan Rp500 miliar karena pemotongan DBH.

"Soal subsidi transportasi, angkanya memang berkurang sekitar Rp500 miliar," katanya.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta masih mengkaji kenaikan tarif bus Transjakarta dari semula Rp3.500 menjadi Rp5.000 dengan mempertimbangkan berbagai aspek.

"Untuk kenaikan tarif Transjakarta masih dalam tahap kajian, juga melihat situasi dan kondisi yang ada," ujar Wakil Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Ujang Harmawan kepada ANTARA di Jakarta, Rabu (29/10).

Ujang pun belum bisa memberikan kepastian kapan tarif ini akan naik, apakah pada tahun ini atau tahun depan karena masih dalam persiapan.

"Masih persiapan. Kami menjaring berbagai masukan dari masyarakat," kata dia.

Target Jumlah Penumpang

Sementara itu, manajemen PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menargetkan lebih 400 juta orang menggunakan moda transportasi umum di DKI Jakarta tersebut pada tahun ini.

"Kalau tahun lalu kami melayani 372 juta pelanggan, tahun ini targetnya tembus di atas 400 juta," ujar Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza dalam forum Balkoters Talk, di Balai Kota Jakarta, Selasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.