Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengerukan Kali di Jakarta Akan Dilanjutkan Setelah Sempat Mandek 5 Tahun

📅 Rabu, 05 Nov 2025, 18:59 WIB | Oleh:
Pengerukan Kali di Jakarta Akan Dilanjutkan Setelah Sempat Mandek 5 Tahun Doc: ANTARA/Muhammad Iqbal
Ket. Pekerja dengan menggunakan eskavator melakukan pengerukan lumpur di Kali Mookervart, Rawa Buaya, Jakarta, Senin (2/6).

JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah memastikan pengerukan sejumlah kali di ibu kota akan kembali berjalan setelah sempat berhenti selama lima tahun.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melanjutkan proyek tersebut sejak awal masa kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno.

“Alhamdulillah, contoh kali-kali yang selama ini turapnya tidak diselesaikan, itu dilanjutkan kembali oleh Mas Pram dan Bang Dul. Di Kali Grogol, Kali Pesanggrahan, Kali Sekretaris, Kali Mookervart, dan normalisasi di kali-kali tersebut,” ujar Ima di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (5/11).

Menurut dia, pengerjaan juga mencakup proyek yang sempat tertunda, termasuk pekerjaan PT Adhi Karya di Jakarta Barat serta normalisasi Sungai Ciliwung.

Ima mengatakan pengerjaan sejumlah proyek dilakukan bertahap karena masuk pekerjaan multiyears (tahunan beragenda).

Sejak dilantik, Pramono dan Rano telah memerintahkan tim transisi memaksimalkan pengerukan dengan peralatan yang tersedia.

“Kita waktu itu masuk di tengah saat anggaran 2025 sudah diketok, jadi cara paling cepat adalah pengerukan terus-menerus,” jelasnya.

Pemprov DKI kini mengoperasikan sekitar 250 alat berat untuk pengerukan yang tersebar di seluruh wilayah. Alat-alat tersebut dipasangi GPS untuk memantau kinerja di lapangan.

“Jangan sampai alat sudah dibeli malah menganggur. Enam bulan ini pengerukan sudah jalan dan masyarakat sudah lihat hasilnya,” kata Ima.

Meski Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat dipangkas Rp 15 triliun, Ima memastikan pengerjaan tetap berjalan.

Ia menyebut ada peningkatan anggaran pada APBD Perubahan untuk sektor sumber daya air.

“Yang multiyears seperti penurapan dan sheet pile tetap jalan. Kalau pengerukan kan alat sudah ada dan satgas sudah ada,” jelas Ima.

Dia berharap kelanjutan pengerukan dan normalisasi ini dapat menekan risiko banjir, terutama jelang musim hujan dengan potensi curah hujan tinggi yang diprediksi pada November 2025 hingga Februari 2026. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

53 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.